Kompas.com - 13/11/2013, 13:59 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com -Terbukti, opium tumbuh subur di Afganistan. Tahun ini, seturut catatan PBB, luas area penanaman ganja melonjak 36 persen. Opium atau lazim disebut sebagai candu adalah getah bahan baku narkotika. Getah opium ada pada buah tanaman ini. Opium adalah tanaman semusim yang cocok hidup di pegunungan kawasan subtropis, salah satunya Afganistan.

Laporan PBB termutakhir yang dilansir AP pada Rabu (13/11/2013) menunjukkan sampai dengan saat ini, luas ladang opium di Negeri Para Mullah mencapai 209.000 hektare. Setahun silam, luasnya cuma 154.000 hektare.

Sementara, pada 2007, luas ladang opium di Afganistan mencapai 193.000 hektare. "Kenaikan luas ladang opium membuat produksi bahan baku narkotika naik 50 persen,"kata PBB.

Ihwal bahan baku ini, PBB punya catatan. Pada 2012, produksi bahan baku ganja mencapai 5.500 ton. Pada 2007, produksi opium sempat mencapai angka 7.400 ton.

Kalau diuangkan, produksi opium di Afganistan mencapai angka 950 juta dollar AS. Angka ini setara dengan empat persen produk domestik bruto (PDB) Afganistan.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.