Kompas.com - 05/11/2013, 21:15 WIB
EditorErvan Hardoko

RIYADH, KOMPAS.com - Ribuan tenaga kerja Indonesia ilegal yang izin tinggalnya telah habis kini mulai mulai menghuni rumah detensi imigrasi di Arab Saudi, menunggu untuk dipulangkan.

Konsul Pelayanan Warga di KJRI Jeddah, Sunarko, mengatakan kepada BBC Indonesia, Selasa (5/11/2013) bahwa kemarin, sekitar 3.900 TKI sudah diangkut dari kolong jembatan layang ke rumah detensi.

"Kemarin diangkut menggunakan sekitar 60 bis, ada laki-laki sekitar 700, kemudian perempuan 3.200. Data pasti masih dicek di imigrasi, karena kita hanya angkut saja."

"Pagi ini, sekitar 700-an akan diatur pengangkutannya lagi. Kami prioritaskan yang paling penting ibu-ibu dan anak-anak."

Seperti diketahui, pemerintah Arab Saudi telah menyediakan tarhil atau rumah detensi imigrasi untuk menampung warga negara asing overstayers pasca berakhirnya masa amnesti.

Tarhil yang terletak 45 km dari Jeddah menuju Mekkah ini baru selesai dibangun dan dapat menampung sekitar 50.000 orang.

Sunarko mengatakan pengangkutan diperkirakan akan terus berlangsung seiring terus berdatangannya TKI ilegal ke kolong jembatan layang Palestina di Jeddah.

"Mereka sepertinya tahu dari mulut ke mulut bahwa ada pengangkutan di sini, kami upayakan cepat agar mereka tidak terlantar," ujar dia.

Sejumlah laporan menyebut bahwa TKI di rumah detensi sempat kelaparan karena sejak sore kemarin belum mendapat makanan.

"Pasokan makanan sekarang sudah datang, tetapi kondisi mereka lemah karena sempat tidak ada pasokan minuman dan makanan, semalam dari KJRI yang bawa makanan kecil tapi tidak mencukupi karena ada ribuan di sana,"  kata seorang sukarelawan TKI di Arab Saudi, Tobibudin.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.