Polisi Tingkatkan Keamanan Jelang Maraton Kenya

Kompas.com - 24/10/2013, 18:04 WIB
Pasukan keamanan Kenya berlindung di balik tembok untuk menghindari tembakan dari kelompok militan yang menduduki pusat perbelanjaan Westgate, Nairobi. TONY KARUMBA / AFPPasukan keamanan Kenya berlindung di balik tembok untuk menghindari tembakan dari kelompok militan yang menduduki pusat perbelanjaan Westgate, Nairobi.
EditorErvan Hardoko
NAIROBI, KOMPAS.com - Kepolisian Kenya, Kamis (24/10/2013), mengatakan telah memperketat keamanan menjelang  maraton Kenya yang digelar Minggu (27/10), atau sekitar sebulan setelah tragedi penyerangan mal Westgate yang menewaskan 67 orang.

Saat ini kota Nairobi sedang berusaha memulihkan diri dari tragedi penyanderaan pusat perbelanjaan selama empat hari itu. Hingga saat ini, aparat keamanan Kenya masih dalam kondisi siaga penuh.

"Kami menjalankan fungsi kami secara serius. Kami menganggap serius semua ancaman terhadap negeri ini," kata wakil kepala kepolisian Nairobi, Moses Ombati.

"Kami tak ingin apa yang terjadi di Westgate terulang kembali dan membuat kami semua terkejut," tambah Ombati.

Terkait pengamanan maraton Kenya, Ombati menegaskan aparatnya sudah mengamankan seluruh rute yang akan dilewati para pelari.

"Kami sudah memperketat keamanan rute maraton sejauh 42 kilometer, baik dari udara dan darat. Di beberapa titik keamanan jauh lebih ketat. Kami juga berlakukan pemeriksaan ketat untuk peserta," papar Ombati.

Lebih dari 20.000 orang pelari lokal dan internasional diharapkan berpartisipasi dalam ajang tahunan yang melintasi jalanan ibu kota Nairobi itu.



Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X