Perancis dan Meksiko Geram Dimata-matai AS

Kompas.com - 21/10/2013, 18:06 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
EditorErvan Hardoko
PARIS, KOMPAS.com - Pemerintah Perancis dan Meksiko menuntut penjelasan Amerika Serikat terkait upaya spionase baru yang dibocorkan Edward Snowden. Laporan itu dipublikasikan harian Le Monde dan harian Jerman Der Spiegel.

Kedua harian tersebut mengungkap Badan Keamanan Nasional (NSA) menyadap puluhan juta pembicaraan telepn di Perancis dan meretas akun surat eletronik mantan Presiden Meksiko, Felipe Calderon.

Perdana Menteri Perancis Laurent Fabius, yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Luksemburg, mengatakan pemerintahnya sudah memanggil Dubes AS di Paris untuk menjelaskan perihal ini pada Senin (21/10/2013).

"Praktik semacam ini yang merusak privasi rekan dekat sangat tidak bisa diterima. Kami secepat mungkin memastikan bahwa praktik ini tidak dilanjutkan," ujar Fabius.

Dalam laporannya, harian Le Monde mengabarkan NSA menyadap 70,3 juta pembicaraan telepon di Perancis selama 30 hari antara 10 Desember 2012hingga 8 Januari 2013.

Masih menurut Le Monde yang mengutip bocoran dokumen Snowden, NSA secara otomatis merekam pembicaraan telepon dari sejumlah nomor di Perancis dan merekam pesan-pesan pendek dalam program "US-985D".

Le Monde menyimpulkan, berdasarkan dokumen yang diperolehnya membuktikan bahwa NSA tak hanya menyadap komunikasi orang-orang yang diduga terlibat terorisme. Namun, NSA juga menyadap pembicaraan tokoh-tokoh papan atas dalam dunia bisnis dan politik.

Sementara itu, harian Jerman Der Spiegel yang juga mengutip dokumen Snowden menyebut agen-agen NSA meretas jaringan internet kepresidenan Meksiko sehingga mendapatkan akses ke akun email Presiden Felipe Calderon.

Menanggapi kabar ini, pemerintah Meksiko berencana meminta penjelasan pemerintah Amerika Serikat dalam waktu dekat ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Anjurkan Warga Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warga Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Internasional
Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Internasional
Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Internasional
Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Internasional
Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Internasional
Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X