Kompas.com - 16/10/2013, 21:30 WIB
EditorErvan Hardoko

Komunitas Yahudi di kawasan itu juga menentang jika jenazah Priebke dimakamkan di wilayah tersebut.

Erich Priebke diadili terkait pembantaian Fosse Ardeatine yang menewaskan 335 warga sipil di luar kota Roma pada 1944.

Priebke sempat kabur ke Argentina usai perang sebelum diekstradisi ke Italia pada 1998. Dia kemudian diadili dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Namun, dengan alasan usia dan kesehatan, Priebke menjalani hukuman tahanan rumah hingga dia meninggal dunia di usia 100 tahun.

Meski dinyatakan bersalah oleh pengadilan, namun hingga akhir hayatnya Priebke tidak pernah meminta maaf atas perbuatannya dan tetap teguh menganggap apa yang dilakukannya hanyalah sekadar menjalankan perintah atasan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.