Kompas.com - 28/08/2013, 14:45 WIB
EditorErvan Hardoko
MOSKWA, KOMPAS.com — Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan kepada Menlu AS John Kerry bahwa Rusia menolak klaim AS yang menyatakan rezim Suriah berada di balik serangan senjata kimia di dekat Damaskus, pekan lalu.

"John Kerry mengambil kesimpulan yang menurut dia didasari informasi dari sumber-sumber yang dipercaya yang semuanya meyakini rezim Suriah berada di belakang serangan senjata kimia," demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Rusia.

Dalam pembicaraan telepon itu, Selasa (27/8/2013), Lavrov juga mengatakan bahwa Moskwa menilai kondisi saat ini justru merusak upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik bersenjata di Suriah.

Kondisi yang dimaksud Lavrov adalah persiapan militer Barat yang semakin serius untuk terjun berperang di Suriah.

Lavrov juga mengingatkan intervensi militer ke Suriah justru akan semakin membuat negeri itu tidak stabil dan dampaknya akan dirasakan di seluruh Timur Tengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.