Kompas.com - 16/08/2013, 23:28 WIB
Ledakan mengguncang Lebanon, Kamis (15/8/2013). Setidaknya 18 orang tewas dan 245 terluka, dari ledakan yang berasal dari sebuah mobil, di lingkungan padat penduduk yang menjadi basis Hezbollah Lebanon. AFPLedakan mengguncang Lebanon, Kamis (15/8/2013). Setidaknya 18 orang tewas dan 245 terluka, dari ledakan yang berasal dari sebuah mobil, di lingkungan padat penduduk yang menjadi basis Hezbollah Lebanon.
EditorErvan Hardoko
BEIRUT, KOMPAS.com — Pemimpin Hezbollah Hassan Nasrallah, Jumat (16/8/2013), menyatakan siap bertempur berangkat ke Suriah untuk bertempur di negeri itu.

Pernyataan Nasrallah ini dibuat hanya sehari setelah ledakan bom mobil di basis Hezbollah di Beirut, Lebanon, menewaskan 22 orang.

"Saya akan berangkat ke Suriah jika diperlukan dan bertempur melawan para takfiri (kelompok Sunni radikal)," kata Nasrallah.

Dalam pidato yang ditayangkan televisi itu, Nasrallah juga menuding kelompok radikal Sunni berada di belakang aksi pengeboman Beirut.

"Semua indikasi terkait ledakan bom kemarin (Kamis) mengarah pada kelompok-kelompok takfiri," ujar Nasrallah.

Sebuah video yang diunggah ke internet yang muncul tak lama setelah ledakan bom mobil terjadi menampilkan tiga pria bertopeng, dua di antaranya memegang senjata api.

"Kau, Hassan Nasrallah, kami mengirimkan pesan kedua kami yang sangat kuat karena kau tak juga mengerti," kata salah seorang anggota kelompok yang menamakan diri Batalyon Aisha.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepolisian Lebanon mengatakan, sedikitnya 22 orang tewas dalam ledakan bom mobil di kawasan antara distrik Bir el-Abed dan Rweiss yang didominasi umat Syiah.

Hezbollah adalah pendukung utama Presiden Bashar al-Assad dan telah mengirimkan para pejuangnya ke Suriah untuk membantu pasukan pemerintah memerangi pemberontak.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X