Kompas.com - 28/06/2013, 08:53 WIB
Sebuah foto yang diambil di dalam kabin pesawat Aeroflot yang terbang dari bandara Moscow Sheremetyevo di Moskwa ke Havana pada tanggal 24 Juni 2013, yang memperlihatkan kursi nomor 17A di dekat jendela dalam kondisi kosong. Kursi itu, menurut data penerbangan pihak Aeroflot, seharusnya menjadi tempat duduk buron pembocor rahasia intelijen AS, Edward Snowden, dan asisten hukumnya, Sarah Harrison. AFP PHOTO/ KIRILL KUDRYAVTSEVSebuah foto yang diambil di dalam kabin pesawat Aeroflot yang terbang dari bandara Moscow Sheremetyevo di Moskwa ke Havana pada tanggal 24 Juni 2013, yang memperlihatkan kursi nomor 17A di dekat jendela dalam kondisi kosong. Kursi itu, menurut data penerbangan pihak Aeroflot, seharusnya menjadi tempat duduk buron pembocor rahasia intelijen AS, Edward Snowden, dan asisten hukumnya, Sarah Harrison.
EditorEgidius Patnistik
QUITO, KOMPAS.com — Presiden Ekuador, Rafael Correa, Kamis (27/6/2013), mengatakan, pemerintahnya belum mempertimbangkan apakah akan menerima pembocor rahasia intelijen AS, Edward Snowden.

"Apakah dia akan diizinkan untuk tiba di wilayah Ekuador? Ini adalah sesuatu yang pada prinsipnya kami tidak pertimbangkan," kata Rafael Correa dalam sebuah konferensi pers. "Kami mungkin akan mendalami hal itu, tetapi untuk saat ini dia berada di Rusia."

Pemimpin sayap kiri telah berjanji untuk mempertimbangkan permintaan suaka politik Snowden, tetapi ia mengatakan pada Kamis bahwa Quito tidak dapat memproses permohonannya selama ia tidak berada di wilayah Ekuador.

Correa mengatakan, Snowden, yang sedang bersembunyi di sebuah bandara Moskwa sejak Minggu setelah terbang dari Hongkong berada dalam perlindungan otoritas Rusia.

Sementara Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Kamis, mengatakan, pihaknya tidak akan mengerahkan angkatan udara AS untuk mencegat setiap pesawat terbang yang diduga membawa buronan itu. "Tidak. Saya tidak akan mengerahkan angkatan udara hanya untuk menangkap peretas itu," kata Obama dalam konferensi pers di Dakar, Senegal.

Snowden tampaknya tidak bisa melanjutkan perjalanannya ke Ekuador yang kemungkinan akan memberikan dia suaka karena Pemerintah AS sudah membatalkan paspornya.  

Obama, yang sudah dipermalukan China dan Rusia yang menolak menyerahkan Snowden, menegaskan, hal paling merusak untuk AS dalam kasus ini bukanlah soal dipermalukan di kancah internasional. Hal paling penting adalah bocornya informasi penting dari program-program spionase terpenting AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah AS menggunakan semua saluran hukum yang dimungkinkan dalam upaya mendapatkan kembali Edward Snowden.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.