Trump Tuding Utang Jerman ke AS dan NATO Via "Twitter", Menhan Leyen Bantah - Kompas.com

Trump Tuding Utang Jerman ke AS dan NATO Via "Twitter", Menhan Leyen Bantah

Kompas.com - 20/03/2017, 06:15 WIB
John MACDOUGALL / AFP Menhan Jerman Ursula von der Leyen.

BERLIN, KOMPAS.com - Pemerintah Jerman membantah kicauan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di akun Twitter-nya.

Trump menuding "negeri panser" itu berutang banyak kepada AS dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

“Tidak ada utang apa pun,” sebut Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen, Minggu (19/3/2017) seperti dikutip kantor berita Reuters.

Baca: Ibu Tujuh Anak, Perempuan Pertama Jadi Menteri Pertahanan Jerman

Ursula melanjutkan, setiap negara ingin beban pertahanan dibagi secara berimbang. Demi mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan pemahaman akan konsep pertahanan yang modern.

Konsep pertahanan modern tersebut mencakup NATO, persekutuan pertahanan Eropa, dan juga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Presiden Trump mencengangkan banyak pihak dengan kicauannya tentang utang Jerman tersebut. 

Bahkan, Trump juga meminta Jerman untuk membayar kontribusi yang lebih tinggi.

Kicauan Trump tersebut berselang hanya sehari setelah pertemuannya dengan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Pertemuan dengan Merkel diwarnai insiden Trump terlihat mengabaikan ajakan Merkel untuk saling berjabat tangan.

Baca: Trump Tak Menggubris Saat Merkel Mau Berjabat Tangan

Sebelumnya pun, Trump telah berkali-kali melancarkan kritik pedas terhadap NATO dan anggotanya.

Menurut Trump, NATO dan anggotanya berkontribusi terlalu sedikit sehingga membebani keuangan AS.

Pernyataan Trump telah menimbulkan kekhawatiran di Eropa, terutama di negara Baltik seperti Estonia, Latvia, dan Lithuania yang merupakan negara tetangga Rusia.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM