Penyadapan Telepon Merkel Diketahui Obama - Kompas.com

Penyadapan Telepon Merkel Diketahui Obama

Kompas.com - 27/10/2013, 18:08 WIB
CHRISTOF STACHE / AFP Presiden Barack Obama dan Kanselir Angela Merkel.

BERLIN, KOMPAS.com — Presiden AS, Barack Obama, secara personal sebenarnya telah mengetahui kegiatan penyadapan terhadap Kanselir Jerman, Angela Merkel, yang dilakukan oleh National Security Agency (NSA).

Surat kabar Jerman, Bild am Sonntag sebagaimana dikutip oleh AFP, Minggu (27/10/2013) menyebutkan bahwa Obama diberi tahu oleh Kepala NSA Keith Alexander perihal penyadapan itu pada 2010.

"Namun, Obama malah memerintahkan untuk meneruskan operasi penyadapan itu, dan tidak meminta penghentian," ujar petinggi NSA, yang tak bersedia disebutkan namanya.

Sementara itu, berita mingguan Jerman Der Spiegel melaporkan sebelumnya bahwa dalam dokumen yang dibocorkan, nomor telepon Angela Merkel tertera dalam target penyadapan. Hal itu terus terjadi tatkala Obama mengunjungi Berlin pada Juni.

Lantaran ketidakpercayaan terhadap AS semakin menyeruak akibat skandal mata-mata oleh NSA, para pemimpin Eropa lantas meminta peninjauan ulang kerja sama pertahanan yang selama ini dijalin dengan AS yang terkait dengan terorisme.

Sementara itu, Jerman dalam waktu dekat ini juga akan mengirimkan kepala intelijen ke Washington untuk meminta penjelasan terkait skandal penyadapan Merkel itu.

Di sisi lain, ratusan orang menggelar unjuk rasa di Washington pada Sabtu kemarin untuk mendesak legislatif membatasi kegiatan NSA guna melindungi privasi.

Akibat skandal tersebut, Berlin memanggil duta besar AS untuk Jerman, dan hal itu merupakan sebuah tindakan yang tidak lazim dilakukan oleh Jerman terhadap sekutu dekatnya.

Sejauh ini, kantor Merkel menolak untuk berkomentar perihal aksi penyadapan itu. Pun dengan Obama.

Gedung Putih menyatakan bahwa AS tak lagi memonitor telepon Angela Merkel, dan tidak melakukan kegiatan itu di waktu-waktu mendatang.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorBambang Priyo Jatmiko
Sumber
Komentar