Sabtu, 19 April 2014

News / Internasional

Obama Tiba di Rusia, tetapi Tak Ada Pembicaraan dengan Putin

Kamis, 5 September 2013 | 19:15 WIB
KIRILL KUDRYAVTSEV / AFP Presiden AS Barack Obama melambaikan tangan keluar dari pesawat Air Force One setibanya di kota St Petersburg, Rusia untuk menghadiri KTT G20.
ST PETERSBURG, KOMPAS.com — Presiden AS Barack Obama, Kamis (5/9/2013), tiba di kota St Petersburg, Rusia, untuk menghadiri KTT G-20.

Sejumlah pejabat mengatakan, dalam KTT itu, Obama akan menyampaikan argumentasinya seputar rencana serangan militer AS ke Suriah.

Dengan mimik wajah serius, Obama menuruni tangga Air Force One yang mendarat di Bandara Pulkovo, St Petersburg, menjelang Presiden Rusia Vladimir Putin membuka KTT itu.

Salah seorang pembantu Obama mengatakan, sejauh ini, belum ada rencana terbaru soal pertemuan bilateral antara Obama dan Putin, yang berbeda pendapat soal Suriah.

Namun, terdapat kemungkinan keduanya saling bertegur sapa di sela-sela pertemuan para pemimpin negara-negara maju dan berkembang ini.

"Para pejabat AS dan Rusia akan terus membahas soal bukti yang kami miliki terkait klaim serangan senjata kimia oleh rezim Assad," kata wakil penasihat keamanan nasional dan komunikasi strategis, Ben Rhodes.

Namun, lanjut Rhodes, AS tidak ingin berdebat terkait apakah seharusnya serangan militer terhadap suriah harus terjadi.

"Tidak semua negara G-20 setuju dengan langkah AS terhadap Suriah, terutama jika memperhatikan posisi Rusia," tambah Rhodes.

Meski demikian, lanjut Rhodes, Obama tetap akan menjelaskan pemikiran kami saat ini kepada para sekutu dan rekanan untuk menggali dukungan politik seperti apa yang bisa diberikan negara-negara G-20 terkait masalah Suriah.

Sejauh ini, dari negara-negara G-20, hanya Perancis yang sudah pasti memberikan dukungan militer untuk AS. Namun, beberapa anggota G-20 lainnya, termasuk China dan Jerman, sudah menegaskan tidak akan bergabung dengan AS untuk menyerang Suriah.

Editor : Ervan Hardoko
Sumber: AFP