Kompas.com - 11/02/2020, 20:19 WIB

"Ini adalah insiden tragis yang menyakiti kami. Kami melakukan sebisa kami untuk menyelamatkannya, dan menekankan pada pihak keluarga bahwa kami mendukung mereka," jelasnya.

Begitu kabar serangan itu meruak, pejabat lokal di Hinganghat langsung melakukan unjuk rasa, menuntut si penguntit dihukum mati.

Insiden lain yang berkaitan dengan penguntitan juga terjadi di Delhi pekan lalu, di mana seorang polisi dituduh menembak mati koleganya pada Jumat.

Berdasarkan pemeriksaan awal, diketahui bahwa korban adalah mantan pacarnya, dan membuntutinya setelah mereka putus delapan bulan lalu.

Baca juga: Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.