Diancam Bakal Diserang Iran, Ini Balasan Israel

Kompas.com - 09/01/2020, 08:52 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu AFPPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu

TEL AVIV, KOMPAS.com - Israel melalui Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melontarkan balasan setelah diancam bakal diserang oleh Iran.

Teheran melontarkan ancaman tersebut setelah menembakkan 22 rudal ke dua pangkalan milik AS dan sekutunya di Irak.

Serangan itu dilakukan setelah Komandan Pasukan Quds, Mayor Jenderal Qasem Soleimani, tewas dihantam rudal AS pekan lalu.

Baca juga: Setelah Rudal Markas Pasukan AS, Iran Ancam Serang Israel

Seorang pejabat Iran menyatakan, mereka bakal menggempur sekutu AS jika serangan mereka di Ain al-Assad dan Irbil dibalas.

Pejabat itu mengatakan, mereka bakal mengubah kota-kota penting Israel seperti Tel Aviv dan Haifa "menjadi debu".

"Siapa pun yang menyerang kami akan mendapatkan pukulan keras," ujar PM Benjamin Netanyahu dalam konferensi pers di Yerusalem dilansir AFP Rabu (8/1/2020).

PM berusia 70 tahun itu menyebut sosok Qasem Soleimani yang diserang AS sebagai "panglima teroris", dan bertanggung jawab atas kematian orang tak berdosa.

Netanyahu menuturkan, jenderal 62 tahun itu mengacaukan suatu negara, memberikan ketakutan dan penderitaan, serta merencanakan hal buruk.

"Dia merupakan arsitek dan pendorong kampanye teror Iran, baik di Timur Tengah maupun dunia," ujar Netanyahu diapit bendera AS dan Israel.

Dia memuji Presiden AS Donald Trump yang bertindak mulus, namun tegas, dengan memerintahkan serangan yang menewaskan Soleimani.

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X