Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Kompas.com - 22/11/2019, 07:14 WIB
Seorang pendemo (kiri) dihadang oleh polisi antihuru-hara ketika berusaha mencari jalan keluar dari kampus Universitas Politeknik Hong Kong di distrik Hung Hom, Hong Kong, Senin (18/11/2019). Kericuhan bermula dari aksi pendemo menduduki kampus selama beberapa hari hingga berujung aksi lempar dan bentrokan dengan polisi. AFP/YE AUNG THUSeorang pendemo (kiri) dihadang oleh polisi antihuru-hara ketika berusaha mencari jalan keluar dari kampus Universitas Politeknik Hong Kong di distrik Hung Hom, Hong Kong, Senin (18/11/2019). Kericuhan bermula dari aksi pendemo menduduki kampus selama beberapa hari hingga berujung aksi lempar dan bentrokan dengan polisi.

HONG KONG, KOMPAS.com - Seorang bocah berusia 12 tahun menjadi terdakwa termuda yang dihadirkan sehubungan kerusuhan dalam demonstrasi di Hong Kong.

Anak yang tidak disebutkan identitasnya itu ditangkap ketika dia dalam perjalanan ke sekolah, sehari setelah aksinya Oktober lalu.

Bocah 12 tahun itu mengakui pelanggaran kriminal dengan melakukan vandalisme di kantor polisi dan stasiun metro Hong Kong, dilansir BBC Kamis (21/11/2019).

Baca juga: Akhirnya, DPR AS Sahkan UU Mendukung HAM dan Demokrasi Hong Kong


Rencananya, sidang vonisnya bakal digelar Desember mendatang, dengan tercatat terdapat 5.000 orang yang ditahan sejak demonstrasi terjadi Juni lalu.

Beberapa dari pendemo yang dibekuk berusia antara 12-15 tahun. Namun, ini adalah kali pertama kelompok umur itu dijerat sebagai terdakwa.

Kepada pengadilan, jaksa penuntut mengungkapkan polisi yang berpakaian preman melihat bocah itu mencoret sejumlah slogan protes.

Di antaranya "polisi jahat sialan", atau "hukuman ilahi" di Kantor Polisi Mong Kok dan Stasiun Prince Edward pada 3 Oktober.

Dilaporkan South China Morning Post, aparat itu kemudian membuntuti si bocah pulang ke rumah, dan menunggunya semalaman.

Ketika anak itu berangkat sekolah pukul 07.00, si penegak hukum mencegatnya, dan menggeledah rumahnya di mana dia menemukan cat hitam.

Sementara kuasa hukum anak itu, Jacqueline Lam, menuturkan kliennya justru ditahan oleh polisi, dan sudah memberikan "pelajaran" baginya.

"Saya meminta kepada pengadilan supaya memberikannya kesempatan. Lagi pula, dia baru berumur 12 tahun," terang Lam saat sidang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X