China Umumkan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri Mereka Berlayar ke Selat Taiwan

Kompas.com - 18/11/2019, 13:49 WIB
Foto yang diambil pada 13 Mei 2018 memperlihatkan kapal induk buatan dalam negeri pertama China, yang dikenal dengan Tipe 001A, ketika meninggalkan pelabuhan Dalian. China mengonfirmasi kapal induk tersebut sudah berlayar melewati Selat Taiwan untuk menggelar latihan rutin. AFP/-Foto yang diambil pada 13 Mei 2018 memperlihatkan kapal induk buatan dalam negeri pertama China, yang dikenal dengan Tipe 001A, ketika meninggalkan pelabuhan Dalian. China mengonfirmasi kapal induk tersebut sudah berlayar melewati Selat Taiwan untuk menggelar latihan rutin.

BEIJING, KOMPAS.com - China mengumumkan, kapal induk buatan dalam negeri pertama mereka sudah berlayar ke Selat Taiwan dalam rangkat "tes" rutin.

Kapal yang belum diberi nama itu bakal menjadi kapal induk kedua yang dimiliki Beijing, dan diyakini bakal semakin menambah dahsyat kekuatan angkatan lautnya.

Kabar itu terjadi di tengah ketegangan yang dihadapi China dengan Taiwan, serta negara yang mengklaim wilayah Laut China Selatan.

Baca juga: Sedang Uji Coba, Kapal Induk Baru Inggris Berharga Rp 53 Triliun Bocor

Juru bicara AL Cheng Dewei berkata, kapal itu berlayar melewati perairan sensitif sebelum bertolak menuju Laut China Selatan.

Di sana, kapal induk itu melakukan latihan dan "tes penelitian ilmiah". "Itu latihan normal bagi kapal induk yang baru dibangun untuk melakukan perjalanan lintas regional," terangnya.

Cheng menegaskan tanpa mengelaborasi lebih lanjut, uji coba itu tidak menargetkan siapa pun, dan tidak ada hubungannya dengan situasi geopolitik terkini.

Dilaporkan AFP Senin (18/11/2019), uji coba tersebut terjadi di tengah persiapan Taiwan menggelar pemilihan presiden Januari mendatang.

Dalam kicauannya di Twitter Minggu (17/11/2019), Menteri Luar Negeri Taiwan Joeph Wu berujar Beijing hendak mengintervensi pemilu mereka.

"Para pemilih tidak akan terintimidasi," tegasnya. Kementerian pertahanan menyatakan, mereka sudah menyiagakan kapal dan pesawat untuk melakukan pengawasan.

Sementara Amerika Serikat (AS) dan Jepang juga mengerahkan armada laut mereka di sekitar kawasan Selat Taiwan, demikian keterangan Taipei.

China yang masih memandang Taiwan sebagai bagian mereka gencar menerapkan latihan militer sejak Presiden Tsai Ing-wen menjabat pada 2016.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Internasional
Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X