Xi Jinping Beri Gelar Kehormatan pada Wanita Kanada Berusia 104 Tahun

Kompas.com - 29/09/2019, 15:29 WIB
Isabel Crook, wanita warga negara Kanada kelahiran China berusia 104 tahun, yang mendapat penghargaan gelar kehormatan dari pemerintah China. ISABELCROOK.comIsabel Crook, wanita warga negara Kanada kelahiran China berusia 104 tahun, yang mendapat penghargaan gelar kehormatan dari pemerintah China.

BEIJING, KOMPAS.com - Presiden Xi Jinping memberikan medali dan gelar kehormatan kepada sejumlah tokoh domestik dan internasional yang dianggap telah berjasa kepada negara China.

Sebanyak 42 orang dianugerahi penghargaan tersebut, pada Minggu (29/9/2019), yang diberikan menjelang perayaan 70 tahun berdirinya Republik Rakyat China.

Di antara tokoh internasional yang mendapat penghargaan itu adalah mantan perdama menteri Perancis Jean-Pierre Raffarin, serta seorang antropolog dan pendidik Kanada, Isabel Crook, yang telah berusia 104 tahun.

"Para pahlawan dan panutan semuanya mengabdikan diri untuk perjuangan Partai dan rakyat... serta berpegang teguh pada kerja keras untuk kebahagiaan rakyat China," ujar Presiden Xi dalam pidatonya usai presentasi penghargaan.


Baca juga: Amerika Serikat Bakal Blokir Seluruh Aliran Investasi ke China, Mengapa?

Isabel Crook, yang lahir pada tahun 1915, menjadi penerima tertua medali kehormatan tersebut. Dia telah tinggal di China sejak sebelum berdirinya Republik Rakyat China pada 1949, menurut kantor berita resmi Xinhua.

"Lahir di kota Chengdu, di barat daya, wanita berusia lebih dari 100 tahun itu dalh memberi kontribusi yang luar biasa dalam pendidikan China dan pertukaran persahabatan dengan negara-negara asing," lapor kantor berita tersebut.

Presiden Xi Jinping (kanan) bersama mantan perdana menteri Perancis, Jean-Pierre Raffarin, pada malam penganugerahan gelar kehormatan China, Minggu (29/9/2019).AFP / GREG BAKER Presiden Xi Jinping (kanan) bersama mantan perdana menteri Perancis, Jean-Pierre Raffarin, pada malam penganugerahan gelar kehormatan China, Minggu (29/9/2019).
Selain Crook, penghargaan juga dianugerahkan kepada mantan perdana menteri Perancis, Jean-Pierre Raffarin, yang sering disebut sebagai "kawan lama rakyat China" atas komitmen jangka panjangnya dalam mempromosikan persahabatan China dengan Perancis.

Tokoh internasional penerima penghargaan lainnya, di antaranya ada mantan presiden Kuba, Raul Castro, serta Putri Thailand Maha Chakri Sirindhorn.

Baca juga: China Mau Impor Lebih Banyak Produk AS, Sinyal Positif Perang Dagang?

Total ada sebanyak 42 orang, baik tokoh domestik maupun internasional, yang menerima medali kehormatan dari pemerintah China. Namun hanya sebanyak 29 orang yang hadir dalam upacara penerimaan penghargaan tersebut.

Dari tokoh dalam negeri, yang mendapat medali kehormatan dari Presiden Xi Jinping adalah Tu Youyou, warga negara China pertama yang menerima Hadiah Nobel Perdamaian, atas jasanya membantu menciptakan obat anti-malaria.

Selain itu juga ada Yu Min, seorang pakar fisika nuklir yang secara luas dianggap sebagai "Bapak Bom Hidrogen China".

China akan menggelar parade militer terbesar dalam rangka memperingati 70 tahun berdirinya Republik Rakyat China pada 1 Oktober mendatang.

Baca juga: Peringati HUT Ke-70, China Siap Gelar Parade Militer Terbesar

Parade militer tersebut, yang rencananya akan turut menampilkan sejumlah peralatan perang terbaru China, dimaksudkan untuk menunjukkan kebangkitan negara itu sebagai negara adidaya global.

Parade militer pada Selasa pekan depan itu akan menjadi yang terbesar yang pernah digelar Pasukan Pembebasan Rakyat China (PLA) dalam dua dekade terakhir.

Lebih dari 100.000 orang dari seluruh lapisan masyarakat akan berpartisipasi dalam parade, sementara sekitar 60.000 penduduk Beijing akan hadir dalam malam pesta pada 1 Oktober.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X