Kabut Asap Selimuti Langit di Thailand Selatan, Disebut Akibat Karhutla di Indonesia

Kompas.com - 23/09/2019, 19:28 WIB
Pemandangan yang memperlihatkan kabut asap di atas langit provinsi Narathiwat, Thailand selatan, pada 20 September 2019. AFP / MADAREE TOHLALAPemandangan yang memperlihatkan kabut asap di atas langit provinsi Narathiwat, Thailand selatan, pada 20 September 2019.

BANGKOK, KOMPAS.com - Kabut asap dilaporkan menyelimuti sebagian wilayah udara di Thailand selatan, pada Senin (23/9/2019).

Diduga kabut asap tersebut berasal dari kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di Indonesia.

Dilansir The Straits Times, kabut asap tersebut menyelimuti kawasan Phuket dan Hat Yai, menyebabkan kualitas udara di dua tempat tersebut berada pada level "tidak sehat".

Indeks Kualitas Udara (AQI) di resor pulau populer, Phuket, mencapai angka 158 pada pukul 09.00 pagi, sebelum turun menjadi 119 pada siang hari, menurut laman situs aquicn.org, yang berbasis di Beijing.

Baca juga: Tertutup Kabut Asap, 14 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Ditunda

Sedangkan AQI di distrik Hat Yai, provinsi Songkhla, dilaporkan melonjak menjadi 161 pada siang hari.

Kabut asap juga sempat dilaporkan terlihat di wilayah provinsi Yala sejak Kamis (19/9/2019) hingga Sabtu (21/9/2019) pekan lalu, sebelum menghilang.

Pembacaan AQI dapat diklasifikasikan baik jika berada pada level 0-50, kemudian sedang untuk level 51-100, dan tidak sehat untuk level 101-200.

Sedangkan untuk angka 201-300 maka diklasifikasikan sebagai sangat tidak sehat dan 301 ke atas merupakan level berbahaya.

Baca juga: Kabut Asap Tutup Keindahan Lanskap Pegunungan dan Danau Laut Tawar

Sementara angka partinel PM2.5 di Phuket tercatat berada pada level 57 mikrogram per meter kubik, atau sudah pada level berbahaya bagi kesehatan, menurut Departemen Kontrol Polusi.

Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana setempat telah mengeluarkan peringatan kepada warga yang beraktivitas di luar ruangan, termasuk mengemudi dan berlayar.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X