Jatuh dari Ketinggian 6 Meter, Pendaki Ini Merangkak Selama 2 Hari dengan Kaki Patah

Kompas.com - 19/09/2019, 14:55 WIB
Foto dari Rumah Sakit Princess Alexandra di Brisbane, Australia, pada 18 September 2019 memperlihatkan Neil Parker, pendaki berusia 54 tahun yang mengisahkan harus merangkak selama dua hari dengan kaki yang patah setelah jatuh dari ketinggian enam meter. AFP/PRINCESS ALEXANDRA HOSPITAL MEDI/HANDOUTFoto dari Rumah Sakit Princess Alexandra di Brisbane, Australia, pada 18 September 2019 memperlihatkan Neil Parker, pendaki berusia 54 tahun yang mengisahkan harus merangkak selama dua hari dengan kaki yang patah setelah jatuh dari ketinggian enam meter.

BRISBANE, KOMPAS.com - Seorang pendaki di Australia bercerita bagaimana dia harus merangkak selama dua hari dengan kaki patah setelah jatuh dari ketinggian 6 meter.

Neil Parker terpeleset dan atuh ketika berjalan di antara semak belukar di air terjun Gunung Nebo, dekat Brisbane, dan menyebakan kaki serta pergelangan tangannya patah.

Nasibnya makin pelik setelah Parker kehilangan ponsel. Untul selamat, dia memperhitungkan harus menempuh setidaknya tiga kilometer supaya bisa diselamatkan helikopter.

Baca juga: Cegah Kebakaran Gunung, Pendaki Akan Dilarang Bawa Rokok

Tetapi untuk mencapainya, pria 54 tahun mengisahkan dia harus merangkak selama dua hari dengan kakinya yang patah seolah menggantung lunglai.

"Saya bakal mencapai satu meter, 1,5 meter, sebelum saya berhenti dan beristirahat," ujar Parker di rumah sakit, dilansir Sky News Rabu (18/9/2019).

Parker mengatakan bahwa jarak yang harus dia tempuh hanya tiga kilometer. Tetapi dia sangat takut tidak bisa mencapainya dalam dua hari.

"Saya sampai harus membawa kaki saya, dan kaki saya itu terasa berat ketika mereka tidak terhubung dengan anggota tubuh yang lain," katanya.

Pendaki yang berpengalaman bersama Brisbane Bushwalkers itu menuturkan, dia menggunakan tongkat mendaki untuk membebat kakinya yang patah.

Untungnya juga, dia selamat karena memakan protein bars dan permen lolipop yang kebetulan dia bawa di dalam tas sebagai kudapannya.

Selain itu, Parker mengungkapkan dia menyimpan obat-obatan penghilang rasa sakit seperti Panadol dan Nurofen. Jadi dia bisa langsung menggunakannya.

Parker sering ditanya oleh teman-temannya mengapa dia mau repot-repot membawa beban hingga 10 kilogram. "Ini alasannya. Tentu setiap peralatan ada alasannya," terangnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
Permintaan Terakhir Pria Ini Bikin Para Pelayat Tertawa saat Hadiri Pemakamannya

Permintaan Terakhir Pria Ini Bikin Para Pelayat Tertawa saat Hadiri Pemakamannya

Internasional
Berisi Air Suci, 'Sepatu Yesus' Ini Ludes dalam Hitungan Menit Meski Harganya Rp 42 Juta

Berisi Air Suci, "Sepatu Yesus" Ini Ludes dalam Hitungan Menit Meski Harganya Rp 42 Juta

Internasional
Trump Tak Masalah jika Napoleon Bonaparte Sekali Pun Bantu Lindungi Kurdi Suriah

Trump Tak Masalah jika Napoleon Bonaparte Sekali Pun Bantu Lindungi Kurdi Suriah

Internasional
Minta Erdogan Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah, AS Jatuhkan Sanksi atas 3 Menteri Turki

Minta Erdogan Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah, AS Jatuhkan Sanksi atas 3 Menteri Turki

Internasional
Trump Siap Hancurkan Ekonomi Turki jika Teruskan Serangan ke Kurdi Suriah

Trump Siap Hancurkan Ekonomi Turki jika Teruskan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Selamat Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter | Peringatan Presiden China

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Selamat Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter | Peringatan Presiden China

Internasional
Uni Eropa Kecam Invasi Militer Turki di Suriah, Tapi Tolak Jatuhkan Embargo Senjata

Uni Eropa Kecam Invasi Militer Turki di Suriah, Tapi Tolak Jatuhkan Embargo Senjata

Internasional
Turki Bantah Serangannya terhadap Kurdi Suriah Meningkatkan Risiko Tahanan ISIS Kabur

Turki Bantah Serangannya terhadap Kurdi Suriah Meningkatkan Risiko Tahanan ISIS Kabur

Internasional
Trump: Kurdi Suriah Mungkin Sengaja Bebaskan Tahanan ISIS untuk Pancing AS

Trump: Kurdi Suriah Mungkin Sengaja Bebaskan Tahanan ISIS untuk Pancing AS

Internasional
Iran Rilis Foto Kapal Tanker Minyak yang Berlubang Akibat Diserang di Laut Merah

Iran Rilis Foto Kapal Tanker Minyak yang Berlubang Akibat Diserang di Laut Merah

Internasional
Polisi Hong Kong: Demonstran Pakai Bom Rakitan Jarak Jauh untuk Lukai Petugas

Polisi Hong Kong: Demonstran Pakai Bom Rakitan Jarak Jauh untuk Lukai Petugas

Internasional
Lebih Kejam, Gembong Narkoba Meksiko Pengganti El Chapo Ini Tega Bunuh Perempuan dan Anak-anak

Lebih Kejam, Gembong Narkoba Meksiko Pengganti El Chapo Ini Tega Bunuh Perempuan dan Anak-anak

Internasional
Politisi Perempuan Kurdi Disergap dan Ditembak Mati oleh Milisi Pendukung Turki

Politisi Perempuan Kurdi Disergap dan Ditembak Mati oleh Milisi Pendukung Turki

Internasional
Sepakat Bantu Kurdi Hadapi Turki, Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Perbatasan

Sepakat Bantu Kurdi Hadapi Turki, Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Perbatasan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X