Duterte: Lebih Baik Para Buronan Itu Ditangkap dalam Kondisi Mati

Kompas.com - 18/09/2019, 16:21 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. AFP PHOTOPresiden Filipina Rodrigo Duterte.

MANILA, KOMPAS.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte kembali memperbarui tawaran hadiah besar bagi pihak yang bisa membantu dalam penangkapan ratusan terpidana yang dibebaskan karena kesalahan biro penjara.

Duterte mengatakan pemerintah bakal memberikan hadiah uang tunai hingga 1 juta peso atau sekitar Rp 269 juta untuk masing-masing buronan terpidana yang ditangkap.

Duterte juga menambahkan hadiah akan diberikan meski terpidana tertangkap dalam kondisi hidup atau mati, tapi dia lebih senang untuk pilihan kedua.

" Hadiah satu juta (peso) bagi mereka yang bisa menangkap para buronan itu hidup atau mati. Tapi mungkin mati akan menjadi pilihan yang lebih baik."

Baca juga: Duterte Minta Narapidana Kasus Kejahatan Keji yang Dibebaskan Lebih Awal untuk Kembali ke Penjara

"Saya akan membayar Anda dengan tersenyum," kata Duterte kepada wartawan, Selasa (17/9/2019) malam.

Kesalahan pembebasan para terpidana itu terjadi karena kekeliruan dalam menafsirkan program penghargaan perilaku baik terhadap lebih dari 1.700 terpidana pelanggaran berat dan berbahaya.

Hukum perilaku baik disahkan pada 2014 lalu di bawah pemerintahan pendahulu Duterte yang bertujuan untuk mencoba mengurangi populasi di sejumlah penjara yang paling padat di Filipina.

Lebih dari 21.000 terpidana telah dibebaskan di bawah hukum kelakuan baik tersebut, namun pejabat kementerian kehakiman mengatakan terdapat lebih dari 1.700 di antaranya yang merupakan terpidana kasus kejahatan berat.

Baca juga: Pidatonya Diganggu Seekor Lalat, Duterte Salahkan Gereja Katolik

Terpidana kejahatan keji seperti pemerkosaan, narkoba, pembunuhan, penyuapan, penjarahan, penculikan, dan pembakaran, seharusnya tidak memenuhi syarat untuk dibebaskan lebih awal di bawah hukum tersebut.

Hal tersebut menjadi hal yang sangat memalukan bagi mantan wali kota yang dipilih karena salah satu janjinya untuk membuat jalanan di Filipina lebih aman.

Pada 4 September lalu, Duterte mengatakan, sekitar 1.700 narapidana yang dibebaskan lebih awal tersebut diberi jangka waktu 15 hari untuk menyerahkan diri dan kembali ke penjara atau akan dianggap sebagai buronan.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Internasional
Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Internasional
Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Internasional
Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Internasional
Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Internasional
Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Internasional
Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Internasional
Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Internasional
Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Internasional
Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Internasional
Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

Internasional
Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Internasional
Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X