Sampaikan Belasungkawa, PM Singapura Puji BJ Habibie “Ilmuwan Sejati”

Kompas.com - 12/09/2019, 18:38 WIB
Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie ketika bertemu dengan Perdana Menteri ke-2 Singapura Goh Chok Tong pada bulan November 1998 Lianhe ZaobaoPresiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie ketika bertemu dengan Perdana Menteri ke-2 Singapura Goh Chok Tong pada bulan November 1998

SINGAPURA, KOMPAS.com – Para pemimpin Singapura beramai-ramai menyampaikan ucapan belasungkawa setelah presiden ketiga Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, atau BJ Habibie, meninggal dunia Rabu (11/9/2019).

Dalam surat dukacita yang dituliskannya dikutip Channel News Asia Kamis (12/9/2019), Presiden Halimah Yacob memuji Habibie sebagai sosok yang kuat.

“Indonesia telah kehilangan seorang pemimpin yang memimpin negaranya dengan penuh arah dan tujuan setelah krisis moneter Asia dan ketika proses transisi menuju demokrasi.” terang Halimah.

Baca juga: Harapan BJ Habibie Membangun Batam untuk Saingi Singapura

"Presiden BJ Habibie adalah seorang pemimpin yang penuh komitmen dalam melayani negaranya dan meningkatkan kehidupan seluruh rakyat Indonesia," beber presiden perempuan pertama Singapura itu.

Perdana Menteri Lee Hsien Loong juga memberikan ucapan dukacita melalui surat teruntuk putra Habibie, Ilham Habibie.

Lee menulis, Habibie bekerja keras untuk menstabilkan Indonesia ketika krisis ekonomi menghantam pada 1997.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Beliau mencanangkan desentralisasi dan penyerahan otonomi yang lebih luas ke pemerintah daerah, dengan tujuan untuk menyatukan dan mensejahterahkan rakyat Indonesia,” tulis Lee

Lee tidak ketinggalan menyinggung mengenai latar belakang dan hasrat tinggi Habibie terhadap teknologi dan ilmu teknik. Dia menyebut Habibie sebagai seorang “ilmuwan sejati”

Lee kemudian menyinggung minat Habibie itu terlihat ketika dia berkunjung ke pabrik PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (PT IPTN) di Bandung 1987 silam.

Perdana menteri ketiga sepanjang sejarah Singapura itu memberikan pujian atas fasilitas PT IPTN (kini PT Dirgantara Indonesia) yang dianggapnya sangat impresif.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X