Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Kompas.com - 19/07/2019, 11:14 WIB
Louisa Vesterager Jespersen (kanan) dari Denmark dan Maren Ueland (kiri) dari Norwegia ditemukan tewas dengan luka pada leher pada Senin (17/12/2108) di Pegunungan Atlas, Maroko. (Facebook via BBC) Louisa Vesterager Jespersen (kanan) dari Denmark dan Maren Ueland (kiri) dari Norwegia ditemukan tewas dengan luka pada leher pada Senin (17/12/2108) di Pegunungan Atlas, Maroko. (Facebook via BBC)

RABAT, KOMPAS.com - Tiga pendukung Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) mendapat hukuman mati buntut kasus dua turis Skandinavia yang dipenggal di Pegunungan Atlas, Maroko.

Tukang kayu Youness Ouaziyad, Rachid Afatti, dan pedagang kaki lima Abdessamad Ejjoud tidak bereaksi di pengadilan ketika mereka dihukum mati.

Baca juga: 2 Perempuan Turis Tewas dengan Luka pada Leher di Pegunungan Atlas

Diwartakan Sky News Kamis (18/7/2019), sementara pria keempat yang bernama Khaiali Abderahman yang melarikan diri saat kejadian mendapat hukuman seumur hidup.

Sementara 19 pelaku lainnya yang terlibat dalam pembunuhan Louisa Vesterager Jespersen dan Maren Ueland menerima hukuman penjara mulai dari lima hingga 30 tahun.

Jenazah Jenazah (24) dari Denmark dan Ueland (28) asal Norwegia ditemukan dalam keadaan terpenggal pada Desember lalu di situs populer selatan Marrakesh.

Jespersen dan Ueland dilaporkan melakukan perjalanan yang tidak terarah, di mana dua backpacker itu memutuskan berkemah di dekat gunung tertinggi Afrika Utara, Toubkal.

Seorang pria kemudian merekam dan mengunggah pembunuhan itu di media sosial. Para pelaku juga menyatakan sumpah setia kepada organisasi pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi.

Seluruh pelaku yang berjumlah 23 orang berpidato di depan hakim sebelum vonis dijatuhkan memohon keringanan hukuman. Sementara ada yang meminta ampunan kepada Tuhan.

"Saya 100 persen puas dengan vonis yang diberikan," ujar pengacara yang ditunjuk oleh keluarga Jespersen, Khalid el Fataoui. Dia menuturkan ibu Jespersen juga meminta agar hakim menjatuhkan vonis mati.

"Kami mendapatkan apa yang diminta beliau," terang dia. Sementara jaksa penuntut menyatakan Juni lalu bahwa ketiga pelaku utama adalah "hewan buas".

Baca juga: Pembunuh Dua Perempuan Turis di Maroko Berjanji Setia kepada ISIS



Sumber Sky News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X