Diterjang Badai Salju "Aneh", Kota di Meksiko Ini Tertimbun Salju 1,5 Meter

Kompas.com - 01/07/2019, 18:51 WIB
Tumpukan salju setebal lebih dari satu meter menyebabkan kendaraan tertimbun usai badai salju yang menerjang kota Guadalajara, Meksiko, Minggu (30/6/2019). AFP / ULISES RUIZTumpukan salju setebal lebih dari satu meter menyebabkan kendaraan tertimbun usai badai salju yang menerjang kota Guadalajara, Meksiko, Minggu (30/6/2019).

GUADALAJARA, KOMPAS.com - Badai salju "aneh" menghantam kota Guadalajara, Meksiko, pada Minggu (30/6/2019), menyebabkan timbunan salju setebal 1,5 meter di beberapa titik.

Badai salju juga menyebabkan pohon-pohon tumbang.

Peristiwa itu terjadi sekitar tengah hari waktu setempat, saat hujan lebat disertai badai salju melanda sebagian kota Guadalajara, ibu kota negara bagian Jalisco di Meksiko barat.

Dilaporkan BBC, badai menerjang dengan sangat cepat antara pukul 13.50 hingga 14.10 waktu setempat, menyebabkan suhu udara turun secara mendadak dari 22 derajat celcius menjadi 14 derajat celcius.

Daerah Rancho Blanco dan kawasan industri menjadi daerah yang paling parah terdampak badai salju.

Baca juga: Badai Salju Menyapu Wilayah Carolina Utara, 1 Orang Tewas

"Saya pergi ke sana untuk melakukan evaluasi dan saya menyaksikan pemandangan yang belum pernah saya lihat sebelumnya."

"Akibat badai membuat salju tertimbun setebal lebih dari satu meter, membuat kami bertanya-tanya akan adanya perubahan iklim," ujar Gubernur Jalisco, Enrique Alfaro Ramirez.

Timbunan salju menutup ruas jalan di tengah kota Guadalajara, Meksiko, usai badai salju aneh pada Minggu (30/6/2019).AFP/ULISES RUIZ Timbunan salju menutup ruas jalan di tengah kota Guadalajara, Meksiko, usai badai salju aneh pada Minggu (30/6/2019).
Jalan-jalan tertutup dan akumulasi tumpukan salju terdorong hingga ke bangunan tempat tinggal di daerah yang paling parah, menyebabkan lebih dari 300 rumah warga mengalami kerusakan.

Beberapa orang harus diselamatkan dari atap kendaraan mereka ketika jalanan berubah menjadi sungai es yang bergerak.

"Yang paling penting adalah bahwa saat ini tidak ada laporan tentang orang-orang yang terluka atau kematian," kata Alfaro Ramirez.

Pekerja darurat dan pegawai kota, bersama tentara, bekerja sepanjang malam hingga pagi hari untuk membersihkan jalan kota yang terhalang oleh timbunan salju.

Beberapa warga mengatakan hujan salju seperti Minggu (30/6/2019) lalu belum pernah terjadi sebelumnya di kawasan itu. Demikian dikutip BNO News.

Baca juga: Badai Salju, Puluhan Penumpang Terjebak di Kereta hingga 10 Jam



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X