Kompas.com - 10/12/2018, 22:11 WIB
Kondisi badai salju di negara bagian Carolina Utara, Amerika Serikat. (Twitter/NC Highway Patrol) Kondisi badai salju di negara bagian Carolina Utara, Amerika Serikat. (Twitter/NC Highway Patrol)

RICHMOND, KOMPAS.com - Badai salju menyapu wilayah negaa bagian tenggara di Amerika Serikat, dengan menewaskan satu korban jiwa.

Diwartakan BBC, Senin (10/12/2018), pemerintah negara bagian Carolina Utara bahkan telah mengeluarkan pernyataan keadaan darurat.

Satu korban yang tewas diketahui akibat tertimpa pohon yang jatuh pada mobilnya yang ditemukan di sungai.

Baca juga: Badai Salju, Puluhan Penumpang Terjebak di Kereta hingga 10 Jam

Peringatan badai musim dingin pada tahun ini memang telah dicabut, namun masih berloaku di Virginia yang mengalami hujan salju 11 inci di wilayah Roanoke.

Melansir CNN, ratusan penerbangan terpaksa dibatalkan sepanjang Minggu (9/12/2018). Bandara Internasional Richmond melaporkan pada Minggu, hampir 100 penerbangan telah dibatalkan

Badai diperkirakan akan mereda pada Senin (10/12/2018), meski pakar cuaca National Weather Service (NWS) Michael Schichtel memperingatkan akan terus terjadi bahaya.

"Badai perlahan bergerak dari dua negara bagian Carolina dan tidak akan menghantam New England.

Ribuan pelanggan di wilayah Appalachian belum bisa menikmati listrik akibat pemadaman listrik, termasuk 146.000 di Carolina Utara.

Gubernur Carolina Utara Roy Cooper mengatakan ada 500 kecelakaan kendaraan dalam 11 jam saat badai menyerang.

"Kami telah menghadapi terlalu banyak tabrakan," katanya.

"Dari Charlotte di pusat North Carolina, perhatian terbesar sekarang adalah es membuat jalanan semakin berbahaya," tuturnya.

Baca juga: Berkat Aksi Bocah, Larangan Main Lempar Bola Salju di Colorado Dicabut

Bahkan sebelum badai menghantam, Cooper mengumumkan keadaan darurat di seluruh negara bagian.

Dia mengatakan 11 tempat penampungan darurat telah dibuka di seluruh negara bagian.

Sementara, siapa pun yang harus mengemudikan mobil mesti meninggalkan ruangan lebih banyak pada belakang kendaraannya untuk menghindari kesulitan kendali.



Sumber CNN,BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X