KILAS

Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Kompas.com - 27/06/2019, 13:41 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia (RI) Ryamizard Ryacudu saat berbicara di depan  para Atase Pertahan dari negara-negara sahabat, baik  Atase Darat, Atase Laut dan Atase Udara  dalam acara coffe morning di Nusa Dua, Bali, Selasa (25/6/2019).Dok. Humas Kementerian Pertahanan RI Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia (RI) Ryamizard Ryacudu saat berbicara di depan para Atase Pertahan dari negara-negara sahabat, baik Atase Darat, Atase Laut dan Atase Udara dalam acara coffe morning di Nusa Dua, Bali, Selasa (25/6/2019).

KOMPAS.com – Menteri Pertahanan ( Menhan) Republik Indonesia (RI), Ryamizard Ryacudu menegaskan isu terorisme masih menjadi perhatian utama bagi negara-negara Asia Tenggara.

Terlebih pasca kekalahan Islamic State in Iraq and the Levant (ISIL) atau yang biasa disebut media sebagai Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS).

“Dengan kekalahan tersebut, ribuan militan asing atau Foreign Terrorist Fighter (FTF) yang tergabung dalam ISIS kembali ke negara asalnya termasuk Asia Tenggara. Ini menjadi ancaman utama,” ujar Menhan seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Rabu (26/6/2019).

Hal itu disampaikan Menhan saat bertemu dengan para Atase Pertahan dari negara-negara sahabat, baik Atase Darat, Atase Laut dan Atase Udara dalam acara coffee morning di Nusa Dua, Bali, Selasa (25/6/2019).


Baca jugaKunjungan ke Akademi TNI, Menhan Ingatkan Ancaman Radikalisme ke Taruna

Lebih lanjut, Menhan mencontohkan peristiwa Marawi di Mindanao, Filipina pada 2017. Saat itu terjadi pertempuran lima bulan antara pasukan keamanan Pemerintah Filipina dan para militan berafiliasi dengan ISIS yang mulai terdesak dan mencari basis operasi baru.

Untuk itu, Menhan menegaskan pertemuan di Bali ini menjadi menjadi tonggak awal bagi pembentukan kerja sama yang lebih erat dalam menghadapi ancaman terorisme di Asia Tenggara.

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu berfoto bersama Atase Darat, Atase Laut dan Atase Udara dari negara-negara sahabat sesudah acar coffe morning di Nusa Dua, Bali, Selasa (25/6/2019).Dok. Humas Kementerian Pertahanan RI Menteri Pertahanan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu berfoto bersama Atase Darat, Atase Laut dan Atase Udara dari negara-negara sahabat sesudah acar coffe morning di Nusa Dua, Bali, Selasa (25/6/2019).
“Kerja sama regional harus terus didorong untuk lebih aktif mengantisipasi ancaman terorisme, sehingga melahirkan beberapa kerja sama minilateral, seperti sub-regional meeting dan forum beberapa negara-negara Asean,” ujar Menhan.

Perlu diketahui, sampai saat ini, forum-forum tersebut telah membantu mendorong terciptanya kerja sama Trilateral Indomalphi. Kerja sama antara Indonesia, Malaysia dan Filipina ini melibatkan intelijen dari masing-masing negara untuk saling bertukar informasi strategis atau Our Eyes Initiative.

Menhan RI yang didampingi Irjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) Laksdya TNI Didit Herdiawan dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan berapa hal terkait perkembangan situasi keamanan luar dan dalam negeri yang mempengaruhi kebijakan pertahanan di kawasan Asia Tenggara.

Baca jugaBerencana Gabung ISIS, Singapura Tahan Warga yang Radikal

Menurutnya, berbagai perkembangan situasi baik politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, kepentingan geopolitik dan geostrategi negara terhadap negara lain antar kawasan dapat menjadi ancaman atau gangguan.

Bukan hanya gangguan, hal-hal tersebut bisa pula menjadi peluang bagi suatu pemerintahan negara dalam rangka menjaga kepentingan nasionalnya.

“Selain Terorisme, saat ini ada banyak fenomena di dunia internasional yang dapat mempengaruhi pengambilan kebijakan suatu negara, termasuk Indonesia,” kata Menhan.

Fenomena atau dinamika tersebut, kata Menhan, antara lain pengembangan senjata strategis, isu radikalisme, ekstrimisme dan terorisme, perubahan iklim, isu migran, penyebaran dan penyalahgunaan narkoba serta ketahanan pangan, air dan energi.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Dianggap Lecehkan Martabat Generasi Muda, Politisi Malaysia Tolak Gojek

Dianggap Lecehkan Martabat Generasi Muda, Politisi Malaysia Tolak Gojek

Internasional
Dampak Kebijakan Satu Anak China: Para Pria Kesulitan Cari Istri

Dampak Kebijakan Satu Anak China: Para Pria Kesulitan Cari Istri

Internasional
Sempat Mengecam karena Ide Beli Greenland Ditolak, Trump Balik Puji PM Denmark

Sempat Mengecam karena Ide Beli Greenland Ditolak, Trump Balik Puji PM Denmark

Internasional
Politisi Malaysia Ini Dituding Memperkosa PRT asal Indonesia

Politisi Malaysia Ini Dituding Memperkosa PRT asal Indonesia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Merah Putih di Burj Khalifa | Kabar Pilu Kebakaran Hutan Amazon

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Merah Putih di Burj Khalifa | Kabar Pilu Kebakaran Hutan Amazon

Internasional
Habiskan Rp 122 Juta untuk Operasi Hidung, Wanita Ini Malah Mirip Karakter Film 'Avatar'

Habiskan Rp 122 Juta untuk Operasi Hidung, Wanita Ini Malah Mirip Karakter Film "Avatar"

Internasional
Luas Hutan Amazon yang Terbakar di Brasil 28 Kali Luas Jakarta

Luas Hutan Amazon yang Terbakar di Brasil 28 Kali Luas Jakarta

Internasional
Padamkan Kebakaran Hutan di Amazon, Brasil Kirim Pasukan

Padamkan Kebakaran Hutan di Amazon, Brasil Kirim Pasukan

Internasional
Korea Utara Berjanji Bakal Terus Jadi Ancaman AS

Korea Utara Berjanji Bakal Terus Jadi Ancaman AS

Internasional
Jenderal Brasil Siap Membela Amazon dari Kebakaran Hutan

Jenderal Brasil Siap Membela Amazon dari Kebakaran Hutan

Internasional
Pertempuran Udara di Atas Wilayah Kashmir Bakal Diangkat Jadi Film

Pertempuran Udara di Atas Wilayah Kashmir Bakal Diangkat Jadi Film

Internasional
Terlalu Dicintai Suami, Perempuan di Uni Emirat Arab Ingin Bercerai

Terlalu Dicintai Suami, Perempuan di Uni Emirat Arab Ingin Bercerai

Internasional
Orangtua Murid TK di China Kaget Lihat Penampilan Bocah Pakai Bikini

Orangtua Murid TK di China Kaget Lihat Penampilan Bocah Pakai Bikini

Internasional
Rencanakan Penembakan Massal, Seorang Koki Hotel Ditahan Polisi

Rencanakan Penembakan Massal, Seorang Koki Hotel Ditahan Polisi

Internasional
Temukan Pesan Ingin Bunuh Diri di WhatsApp, EasyJet Larang Pilotnya Terbang

Temukan Pesan Ingin Bunuh Diri di WhatsApp, EasyJet Larang Pilotnya Terbang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X