Kim Jong Un Tidak Siap Menyerahkan Senjata Nuklir

Kompas.com - 25/06/2019, 18:37 WIB
Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un ketika membaca sepucuk surat.AFP via BBC Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un ketika membaca sepucuk surat.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Komunitas intelijen Amerika Serikat (AS) tidak yakin jika Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un bakal bersedia untuk melaksanakan denuklirisasi.

Pertemuan kedua antara Kim dengan Presiden Donald Trump pada Februari lalu di Hanoi, Vietnam, berakhir tanpa adanya kesepakatan soal denuklirisasi.

Baca juga: Trump Ungkap Isi Surat dari Kim Jong Un

Kolapsnya perundingan itu disebabkan perbedaan pandangan AS dan Korut soal permintaan untuk mencsbut sanksi sebelum senjata nuklir mereka diserahkan.


Direktur Badan Intelijen Pertahanan Letnan Jenderal Robert Ashley kepada Fox News via Asia One Selasa (25/6//2019) berkata, mereka tengah melakukan pertimbangan.

"Kami saat ini tengah mempertimbangkan di antara komunitas intelijen kami bahwa Kim tidak siap untuk menyerahkan senjata nuklir<" terang Ashley.

Trump dilaporkan bakal berkunjung ke Korea Selatan (Korsel) pekan ini setelah mengakui mengirim surat kepada Kim yang isinya disebut sangat "istimewa".

Presiden berusia 73 tahun itu dijadwalkan bertemu Presiden Korsel Moon Jae-in dalam kunjungan selama dua hari Minggu (30/6/2019) dalam kunjungan selama dua hari.

Pengumuman itu muncul beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri Mike Pompeo berkata dia berharap surat yang dikirim ke Kim bisa membuka jalan untuk memulihkan perundingan.

Baca juga: Kim Jong Un Dapat Surat Istimewa dari Trump

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Internasional
Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Internasional
Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Internasional
Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Internasional
5 Kisah Anjing Setia: 'Menangis' di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

5 Kisah Anjing Setia: "Menangis" di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

Internasional
Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Internasional
Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Internasional
Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Internasional
AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

Internasional
Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Internasional
Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Internasional
Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Internasional
Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Internasional
Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Internasional
Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Internasional
Close Ads X