Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kompas.com - 18/06/2019, 23:28 WIB
Beruang kutub tersesat di kota Norilsk, Siberia utara, Selasa (18/6/2019).REUTERS Beruang kutub tersesat di kota Norilsk, Siberia utara, Selasa (18/6/2019).

MOSKWA, KOMPAS.com - Seekor beruang kutub yang kelaparan ditemukan tengah tersesat ratusan kilometer dari habitat alaminya di Kutub Utara.

Beruang berbulu putih itu ditemukan sedang berkeliaran dan kelelahan di kota industri utama Rusia, Norilsk di Siberia utara, pada Selasa (18/6/2019).

Beruang betina tersebut tampak kelelahan dan kemungkinan sakit karena hanya berbaring selama berjam-jam di pinggira kota Norilsk.

"Ini adalah beruang kutub pertama yang terlihat di kota itu dalam lebih dari 40 tahun terakhir," kata Oleg Krashevsky, seorang ahli lingkungan setempat.


Baca juga: Wilayah Terpencil Rusia Umumkan Darurat Invasi Beruang Kutub

Menurut Oleg, pakar satwa liar yang berpengalaman merekam beruang kutub dari dekat, tidak jelas alasan apa yang membawa hewan itu masuk ke kota, meski kemungkinan besar tersesat.

"Beruang itu tampak mengalami kondisi mata berair dan jelas tidak bisa melihat dengan baik," ujarnya.

Perubahan iklim global yang menyebabkan daratan es yang menjadi habitat beruang kutub mencair, memaksa hewan predator itu mencari makanan di darat dan membawa mereka ke dalam kontak dengan penduduk di kawasan berpenghuni.

Pada Februari lalu, keadaan darurat sempat dinyatakan di sebuah daerah terpencil di Rusia utara, setelah puluhan beruang kutub yang kelaparan memasuki kota dan mencari makanan hingga gedung-gedung publik dan rumah-rumah penduduk.

Dilansir Reuters, pakar hewan liar diharapkan tiba di kota Norilsk pada Rabu (19/6/2019) untuk melihat kondisi beruang tersebut.

Sementara penduduk di kota yang dikenal sebagai penghasil nikel itu memanfaatkan momen langka itu untuk mengambil foto dan melihat beruang kutub dari dekat, meski telah ada larangan mendekat dari polisi.

Krashevsky mengatakan belum mengetahui secara pasti apa yang akan dilakukan petugas terhadap beruang kutub tersebut, karena menurutnya hewan itu terlalu lemah untuk dibawa kembali ke habitat aslinya.

Baca juga: Perubahan Iklim Jadi Ancaman Besar Bagi Habitat Beruang Kutub

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X