Ibu Ini Minta Hakim Kasihani Mantan Suami yang Sudah Bunuh 5 Anaknya

Kompas.com - 12/06/2019, 14:50 WIB
Amber Kyzer mengusap air matanya ketika memberikan kesaksian dalam sidang pembunuhan kelima anaknya yang dilakukan mantan suaminya, Tim Jones Jr, pada Selasa (11/6/2019). CBS via BBCAmber Kyzer mengusap air matanya ketika memberikan kesaksian dalam sidang pembunuhan kelima anaknya yang dilakukan mantan suaminya, Tim Jones Jr, pada Selasa (11/6/2019).

COLUMBIA, KOMPAS.com - Seorang ibu di Carolina Selatan, Amerika Serikat (AS), meminta belas kasihan kepada mantan suami yang sudah membunuh lima anaknya.

Pada Mei lalu, Tim Jones Jr terbukti bersalah telah membunuh kelima anaknya yang berusia antara 1-8 tahun di rumah mereka di Lexington pada 28 Agustus 2014.

Dilaporkan BBC Selasa (11/6/2019), saat ini hakim tengah mempertimbangkan apakah Jones bakal dijatuhi dengan hukuman mati ataukah penjara seumur hidup.

Baca juga: Tiga Kali Lahirkan Anak Perempuan, Ibu di India Cekik Bayinya yang Berumur 10 Hari

"Saya sudah mendengar seperti apa penderitaan yang anak saya lalui," ujar Amber Kyzer, sang ibu, ketika bersaksi di persidangan pada Selasa waktu setempat.

"Sebagai ibu, saya bisa saja mengoyak wajahnya seperti yang saya inginkan. Inilah sisi ibu lain, ibu beruang yang ada dalam diri saya," tutur Kyzer.

Meski berharap bisa melihat suaminya bakal mendapat hukuman seberat-beratnya, dia memutuskan untuk menentang hukuman mati yang hendak dijatuhkan kepada Jones.

"Dia tidak menunjukkan belas kasihan kepada anak saya. Namun mereka menyayanginya. Jadi saya berbicara atas nama anak saya. Ini yang hendak saya katakan," kata Kyzer.

Pasangan itu menikah enam pekan setelah pertama kali berkenalan pada 2004 tatkala mereka sama-sama bekerja sebagai staf di sebuah taman bermain di Chicago.

Namun dalam kesaksian Mei lalu, Kyzer mengatakan pernikahan mereka berubah karena Jones adalah pria beragama. Dia menuntut istrinya itu untuk "dilihat dan tidak didengar".

Ketika mereka memutuskan bercerai sembilan tahun kemudian, Kyzer memberikan hak asuh anak kepadsa Jones karena pria 37 tahun itu mempunyai pekerjaan mapan.

Setiap Sabtu, dia bakal bertemu dengan anak-anaknya di restoran yang bernama Chick-fill-A ketika anak-anaknya itu diantar dengan mobil ayah mereka.

Pada hari Jones membunuh anak-anaknya, dia pertama kali menjadi marah setelah melihat Nahtahn yang berumur enam tahun bermain dengan stop kontak di rumahnya.

Dia membunuh bocah itu dan segera setelahnya, dia memutuskan untuk membunuh semua anaknya. Yakni Elaine (1), Gabriel (2), Elias (7), dan Mera (8).

Jones membungkus jenazah mereka dengan plastik dan memasukkan mereka ke mobil. Dia berkendara selama sembilan hari sebelum membuang jenazah mereka di kawasan Alabama.

Dia kemudian ditahan ketika berada di persimpangan jalan Mississippi tatkala polisi lalu lintas yang mencegatnya mencium "bau kematian" dari dalam mobilnya.

Jones mengaku tak bersalah dengan alasan punya gangguan jiwa. Tim pengacaranya menuturkan kliennya itu mempunyai schizophrenia, sama seperti yang diderita ibunya.

Baca juga: Asyik Main Ponsel, Ibu Ini Tak Tahu Bayinya Tewas Tergilas Truk



Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X