Hari Ini dalam Sejarah: Mariner 9 Meluncur, Wahana Pertama Capai Mars

Kompas.com - 30/05/2019, 12:06 WIB
Mariner 9 GLENN JOHNSON/RealSpace ModelsMariner 9

KOMPAS.com - Perang Dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet sebagai negara adikuasa pada masanya membuat dunia bagai di ambang bencana. Betapa tidak, kedua negara punya persenjataan nuklir lengkap yang mampu meluluhlantakkan suatu negara.

Namun, persaingan Amerika Serikat dengan Uni Soviet dalam penjelajahan antariksa atau space race, dapat dibilang lebih memberikan manfaat bagi dunia.

Space race menjadi ajang pembuktian kemajuan teknologi AS dan Uni Soviet. Setiap negara berusaha menghadirkan wahana atau proyek yang dapat memberikan informasi dan ilmu baru mengenai antariksa.

Ketika Uni Soviet berhasil meluncurkan satelit pertama ke angkasa, giliran AS yang mencoba meluncurkan wahana antariksa menuju planet lain.

Melalui badan antariksanya, National Aeronautics and Space Administration atau NASA, AS berhasil meluncurkan wahana Marine 9 menuju Mars pada 30 Mei 1970 atau tepat 49 tahun yang lalu.

Dilansir dari History, Marine 9 merupakan serangkaian proyek Marine yang diupayakan NASA untuk mencapai Mars. Misi diluncurkan untuk melihat secara dekat keberadaan planet merah ini.

Peluncuran terbilang biasa karena belum ada prestasi yang bisa dibanggakan. Selang beberapa bulan, wahana ini berhasil mencapai Mars. Sebuah pencapaian pertama yang belum bisa dilakukan oleh negara mana pun.

Baca juga: 5 Kecelakaan Tragis dalam Misi Antariksa AS dan Uni Soviet...

Eksplorasi Mars

Keberadaan Mars masih menjadi misteri hingga 1960-an. Beberapa negara belum bisa mencapai planet tersebut dan memperoleh data yang akurat.

Melalui programnya, NASA membuat terobosan baru untuk bisa meluncurkan wahana tanpa awak menuju Mars. Segala upaya dipersiapkan dari pembuatan wahana hingga operator di Bumi.

Pesawat ruang angkasa Mariner 9 dibuat di atas kerangka magnesium segi delapan dan memiliki empat panel surya, masing-masing 215 × 90 cm. Setiap set dua panel surya membentang 6,89 meter.

Wahana ini juga dilengkapi instrumen untuk bisa memancarkan sinyal menuju ke Bumi, radiometer inframerah, spektrometer ultraviolet, dan spektrometer interferometer inframerah.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X