Kompas.com - 29/05/2019, 19:33 WIB
Ilustrasi kapal tanker. SHUTTERSTOCKIlustrasi kapal tanker.

TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintah Iran dengan tegas menolak tuduhan oleh Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton.

Penasihat Presiden Donald Trump itu menyebut Iran "hampir pasti" berada di balik sabotase terhadap empat kapal di wilayah perairan Uni Emirat Arab pada 12 Mei lalu.

"Membuat pernyataan menggelikan seperti itu, tidak aneh jika datang dari AS," kata juru bicara kementerian luar negeri Iran, Abbas Mousavi dalam sebuah pernyataan di situs resmi pemerintah.

"Tuan Bolton dan penghasut perang, maupun para pencari kekacauan lainnya harus tahu bahwa ketelatenan strategis, kewaspadaan tinggi dan kesiapan pertahanan lengkap dari Republik Islam Iran, akan mencegah terpenuhinya keinginan jahat mereka untuk membuat kekacauan di wilayah ini," tambah Mousavi.

Baca juga: Penasihat Keamanan Nasional AS Hampir Yakin Iran Dalangi Sabotase Kapal di UEA

Sebelumnya, John Bolton membuat tuduhan bahwa Iran "hampir pasti" berada di balik sabotase kapal-kapal yang terjadi di wilayah perairan Uni Emirat Arab awal bulan ini.

Para ahli AS menjadi bagian dari tim lima negara yang sedang menggelar penyelidikan atas serangan 12 Mei lalu, yang merusak empat kapal di Laut Oman, dekat Emirat Fujairah.

"Tidak ada keraguan dalam pikiran siapa pun di Washington tentang siapa yang bertanggung jawab untuk (serangan) ini," kata Bolton, dikutip AFP.

"Siapa lagi menurut Anda yang mungkin melakukannya? Seseorang dari Nepal?" tambahnya.

Tuduhan itu datang di tengah penumpukan militer AS di kawasan Teluk dan menjelang pertemuan darurat negara Arab dan Teluk yang diprakarsai Arab Saudi.

Dua hari sebelumnya, Presiden Trump menyatakan, di sela kunjungannya ke Jepang, bahwa Washington tidak mencari perubahan rezim di Iran dan terbuka untuk melakukan pembicaraan.

Teheran menyebut serangan terhadap kapal di perairan UEA sebagai hal yang mengkhawatirkan dan disesalkan, serta memperingatkan akan ancaman gangguan keamanan maritim kepada pihak asing.

Baca juga: Aksi Sabotase di UEA Bikin Kapal Tanker Minyak Arab Saudi Rusak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.