Kompas.com - 24/05/2019, 14:08 WIB
Ilustrasi rekening bank. ShutterstockIlustrasi rekening bank.

SINGAPURA, KOMPAS.com –  Seorang Singapura harus meringkuk di sel penjara selama tiga bulan karena terbukti menyalahgunakan uang yang bukan miliknya.

Wong Siew Wai yang berprofesi sebagai pengemudi Grab tiba-tiba menerima uang sebesar 33.678 dollar Singapura atau sekitar Rp 350 juta dari Grab Singapura pada 21 Agustus 2018.

Diwartakan Channel News Asia, Kamis (23/5/2019), selang 9 hari kemudian, staf keuangan Grab Singapura menyadari kesalahannya. Uang tersebut seharusnya dikirim ke perusahaan Wow! Gadgets.

Baca juga: Ketagihan Pornografi, Ayah di Singapura Cabuli Putri Kandungnya

Perusahaan tersebut kemudian menginformasikan ada kesalahan pada nama penerima. Wong pun mendapat pemberitahuan perihal kesalahan pengiriman uang yang menyasar pada rekeningnya. 

Wong yang awalnya berpikir mendapat rezeki nomplok menolak mengembalikan uang itu. Pria berusia 54 tahun itu lalu menghilang dan tidak dapat dihubungi sama sekali.

Fakta persidangan menunjukkan, selama dua bulan dari 31 Agustus 2018 hingga 25 Oktober 2018, Wong menggunakan uang itu untuk membayar sekolah anaknya, kebutuhan sehari-hari, dan pengeluaran pribadi lainnya.

Grab Singapura akhirnya memutuskan untuk melaporkan mitra pengemudinya itu ke polisi karena tidak kooperatif.

Dalam waktu sehari setelah laporan, Wong diciduk. Dia mengaku menggunakan uang tersebut karena sedang mengalami masalah ekonomi.

Pelaku mengklaim telah bertanya kepada bank terkait apakah akan dikenakan hukuman jika dia menolak mengembalikan uang yang salah ditransfer.

Baca juga: Diam-diam Punya Istri Kedua, Pria Singapura Dijebloskan ke Penjara

Pihak bank menyatakan bahwa tidak akan ada tindakan hukum yang diambil atas kasus semacam itu. Namun alasan utama penahanannya karena dia menghilang tanpa jejak setelah dihubungi Grab Singapura.

Wong mengembalikan sisa uang 11.000 dollar Singapura atau sekitar Rp 115 juta)yang belum terpakai, serta memberikan 1.000 dollar Singapura atau sekitar Rp 10,4 juta sebagai pengganti uang yang telah dipakai.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X