5 Pendaki Perempuan yang Menginspirasi Dunia...

Kompas.com - 16/05/2019, 16:06 WIB
Dua perempuan Indonesia pertama dari Tim WISSEMU berhasil mencapai Puncak Gunung Everest pada Kamis (17/5/2018). DOK. Tim WISSEMUDua perempuan Indonesia pertama dari Tim WISSEMU berhasil mencapai Puncak Gunung Everest pada Kamis (17/5/2018).

KOMPAS.com - Aktivitas mendaki gunung yang memiliki risiko tinggi tak mengurangi minat para petualang perempuan untuk melakoninya. Beberapa perempuan kemudian tercatat memiliki peran penting dalam pendakian.

Sampai saat ini, aktivitas mendaki memang telah banyak dilakukan perempuan. Bahkan, perempuan juga memainkan peran tersendiri dalam pencapaian rekor pendakian.

Berikut adalah sejumlah perempuan legendaris dalam bidang pendakian:

1. Junko Tabei

Junko Tabei berdiri di depan Gunung Yari di Pegunungan Alpen Utara Jepang, sekitar 1961. (COURTESY OF TABEI KIKAKU/LADIES CLIMBING CLUB) Junko Tabei berdiri di depan Gunung Yari di Pegunungan Alpen Utara Jepang, sekitar 1961. (COURTESY OF TABEI KIKAKU/LADIES CLIMBING CLUB)


Pada tahun 1975, Junko Tabei menjadi perempuan pertama yang mencapai puncak Gunung Everest.

Dia adalah pendaki gunung yang ambisius untuk menghadapi tantangan mendaki puncak tertinggi di dunia. Dia termasuk satu dari lima belas perempuan yang dipilih dari ratusan pelamar untuk menuju puncak Gunung Everest.

Ketika hari semakin dekat, tragedi menimpa kelompok tersebut ketika para perempuan berkemah di ketinggian 6.300 meter dan longsoran salju menghantam kamp tim.

Junko Tabei kehilangan kesadaran selama 6 menit sampai pemandu menggali keluar dari salju. Dilansir dari LiveScience, 12 hari setelah longsoran salju, ia menjadi perempuan pertama yang mencapai puncak Everest.

Dia mengambil rute yang sama dengan Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay pada 1953. Setelah keberhasilan itu, dia sering melakukan misi pendakian gunung.

Namun, seiring bertambahnya usia, Tabei mengurangi aktivitasnya. Dia tercatat sebagai direktur Himalayan Adventure Trust of Japan, sebuah organisasi yang bekerja pada tingkat global untuk melestarikan lingkungan pegunungan.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Junko Tabei Jadi Perempuan Pertama Capai Puncak Everest

2. Lyan Hill

Lyan Hillredbull Lyan Hill

Lyan Hill tercatat sebagai pendaki pada 1980-an hingga 1990-an. Dia tercatat sebagai perempuan pertama yang berhasil mendaki di gunung batu "The Nose El Capitan" di Taman Nasional Yosemite, Amerika.

Gunung batu itu memiliki kemiringan sekitar 70-80 derajat. Namun, Hill berhasil memanjat dengan gunung batu tersebut tanpa menggunakan peralatan yang memadai.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
Kembali Disebut Trump 'Pria Roket', Kim Jong Un Tidak Senang

Kembali Disebut Trump "Pria Roket", Kim Jong Un Tidak Senang

Internasional
Trump Sebut Perdana Menteri Kanada 'Si Muka Dua' di Pertemuan NATO

Trump Sebut Perdana Menteri Kanada "Si Muka Dua" di Pertemuan NATO

Internasional
13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

Internasional
Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Internasional
Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Internasional
Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Internasional
Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Internasional
AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

Internasional
Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Internasional
Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Internasional
Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

Internasional
UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X