Mendarat di Venezuela, Pesawat China Angkut Bantuan Medis 71 Ton

Kompas.com - 14/05/2019, 09:01 WIB
Pesawat yang dikirim pemerintah China mendarat di Caracas, Venezuela, membawa bantuan medis 71 ton. (Kementerian Komunikasi Venezuela via CNN) Pesawat yang dikirim pemerintah China mendarat di Caracas, Venezuela, membawa bantuan medis 71 ton. (Kementerian Komunikasi Venezuela via CNN)

CARACAS, KOMPAS.com - Pesawat kedua dari China yang membawa pasokan medis, termasuk obat-obatan,telah mendarat di Venezuela pada Senin (13/5/2019).

Ini merupakan bagian dari perjanjian kerja sama kemanusiaan antara Presiden Nicolas Maduro dengan pemerintah China.

Laporan AFP menyebutkan, pesawat Boeing 747 yang mengangkut 71 ton obat-obatan dan keperluan untuk pembedahan telah tiba di Caracas.

Baca juga: Jenderal Venezuela Serukan Perlawanan terhadap Presiden Maduro

Persediaan itu termasuk kebutuhan perempuan hamil dan obat-obatan untuk mengobati penyakit pernapasan.

"Dengan pengiriman kedua ini dan yang sudah kami terima dari Federasi Rusia, Palang Merah Internasional, dan Bulan Sabit Merah, total obat-obatan mencapai 166 ton," ujar Menteri Kesehatan Venezuela Carlos Alvarado.

Seperti diketahui, Venezuela merupakan negara yang dilanda krisis dan menderita kekurangan kebutuhan pokok seperti makanan serta obat-obatan selama lima tahun resesi.

PBB menyebutkan, hampir seperempat dari 30 juta penduduk negara itu membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Bulan lalu, Maduro mengizinkan pengiriman bantuan dari Palang Merah. Lembaga itu meminta kedua pihak dalam perebutan kekuasaan di Venezuela menghindari politisasi masalah kemanusiaan.

Duta Besar China untuk Venezuela, Li Baorong, berharap pengiriman bantuan medis ini akan mengurangi penderitaan akibat sanksi negara asing.

Pemerintah Maduro didukung oleh China dan Rusia sementara AS mendukung pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai presiden sementara Venezuela.

Baca juga: Terancam Ditangkap, Anggota Parlemen Oposisi Venezuela Berlindung di Kedubes Asing

Guaido berupaya memasukkan bantuan dari AS, Kolombia, Brasil, dan Curacao. Namun, militer Venezuela mencegahnya dia melakukannya.

Maduro menyalahkan sanksi AS atas permasalahan di Venezuela. Dia mengklaim, AS telah merugikan ekonomi di negaranya sekitar 30 miliar dollar AS atau Rp 433 triliun.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Internasional
Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Internasional
Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Internasional
Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Internasional
Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Internasional
Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Internasional
Terungkap, Inilah Alasan Mengapa Selebgram Bianca Devins Dibunuh

Terungkap, Inilah Alasan Mengapa Selebgram Bianca Devins Dibunuh

Internasional
Close Ads X