Jenderal Venezuela Serukan Perlawanan terhadap Presiden Maduro

Kompas.com - 13/05/2019, 13:32 WIB
Pendukung oposisi Venezuela berhadap-hadapan dengan personil militer yang setiap pada Presiden Nicolas Maduro di perbatasan dengan Kolombia, Sabtu (23/2/2019). AFP / SCHNEYDER MENDOZAPendukung oposisi Venezuela berhadap-hadapan dengan personil militer yang setiap pada Presiden Nicolas Maduro di perbatasan dengan Kolombia, Sabtu (23/2/2019).

CARACAS, KOMPAS.com - Seorang jendera Venezuela menyerukan angkatan bersenjata untuk bangkit melawan Presiden Nicolas Maduro pada Minggu (12/5/2019).

Diwartakan Reuters, Ramon Rangel yang menyebut dirinya sebagai Jenderal Angkatan Udara, mengatakan pemerintah Venezuela dikendalikan oleh kediktatoran komunis di Kuba.

"Kita harus menemukan cara untuk menghilangkan rasa takut, pergi ke jalan untuk memprotes, dan mencari serikat militer guna mengubah sistem politik ini," ucapnya.

Baca juga: Wakil Pemimpin Oposisi Venezuela Diseret ke Penjara Politik Helicoide

Pernyataan Rangel diunggah dalam video di YouTube, dan dia nampak mengenakan jas.

"Sudah waktunya untuk bangkit," ujarnya.

Pernyataan Rangel menandai pukulan lain bagi Maduro setelah beberapa perwira senior melakukan pengkhianatan serupa pada tahun ini.

Para perwira yang melawan Maduro telah melarikan diri dari Venezulea. Sementara, sejumlah petinggi militer masih setia kepada Maduro.

Kementerian Informasi Venezeula tidak segera menanggapi beredarnya video tersebut.

Komandan Angkatan Udara Pedro Juliac mengunggah gambar Rangel di Twitter.

"Pengkhianat terhadap rakyat Venezuela dan revolusi," demikian tulisan pada gambar yang diunggahnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X