Mengapa Nama Bayi Pangeran Harry dan Meghan Tidak Segera Diumumkan?

Kompas.com - 07/05/2019, 17:51 WIB
Pangeran Harry dan Meghan Markle di acara resepsi 50 tahun peringatan Pangeran Charles menjadi Prince of Wales. BazaarPangeran Harry dan Meghan Markle di acara resepsi 50 tahun peringatan Pangeran Charles menjadi Prince of Wales.

LONDON, KOMPAS.com - Pangeran Harrry dan Meghan Markle begitu bahagia menyambut kehadiran putra pertama mereka pada Senin (6/5/2019).

Meski telah diketahui jenis kelaminnya, namun Duke dan Duchess of Sussex belum mengumumkan nama dari anak mereka. Mengapa?

Dikutip dari Town and Country, Meghan dan Harry tidak akan mengumumkan nama bayi itu dalam beberapa hari.

Baca juga: Pangeran Harry dan Meghan Masih Cari Nama untuk Sang Putra

Hal tersebut karena sesuatu yang disebut sebagai tradisi kerajaan.

"Alasannya mungkin ada dua sisi. Yang pertama, ada keinginan untuk memberi tahu keluarga dulu sebelum diumumkan ke publik," ujar pengamat kerajaan Inggris, Victoria Arbiter.

"Setiap orangtua baru begitu menghargai sedikit waktu pribadi untuk mengenal anggota barunya," imbuhnya.

Reuters mewartakan, Harry dan Meghan memilih untuk mematahkan tradisi kerajaan yang berpose kepada awak media setelah kelahiran bayi.

Hal tersebut membuat penggemar kerajaan masih menantikan seperti apa bayi laki-laki yang kelak bakal memiliki kewarganegaraan ganda, AS dan Inggris.

"Kami akan menemui kalian kemungkinan dua hari lagi sebagai keluarga untuk berbagi dengan kalian dan semua orang bisa melihat bayinya," kata Harry.

"Kami masih mempertimbangkan namanya," imbuhnya.

Sementara itu, beredar sejumlah nama yang kemungkinan akan diberikan kepada penerus ke-7 takhta kerajaan Inggris itu seperti James, Alexander, Albert, Philip, dan Arthur.

Baca juga: Adik Putri Diana Kirim Pesan Manis untuk Putra Pangeran Harry

Yang lainnya menyarankan agar nama putra pertama Meghan dan Harry juga disematkan Spencer, yang merupakan nama keluarga mendiang Putri Diana.

Cicit ke-8 Ratu Elizabeth II tersebut tidak akan secara otomatis menjadi pangeran atau putri atau yang dikenal dengan gelar "Yang Mulia", kecuali ratu mengeluarkan dekrit.

Namun ketika Elizabeth digantikan oleh Pangeran Charles, aturan kerajaan menyebutkan bayi Pangeran Harry akan memiliki gelar seperti itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X