Miliarder China Bayar Rp 92 Miliar agar Putrinya Masuk Stanford University

Kompas.com - 02/05/2019, 14:51 WIB
Stanford University. (Shutterstock) Stanford University. (Shutterstock)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Miliarder di China mengaku telah membayar 6,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 92 miliar untuk memasukkan putri mereka ke Stanford University.

Pengakuan tersebut merupakan perkembangan terbaru terkait skandal suap penerimaan perguruan tinggi AS yang kini sedang diselidiki pihak terkait.

Laporan Daily Mail pada Kamis (2/5/2019) menyebutkan, ayah dari Yusi "Molly" Zhao dilaporkan membayar uang itu kepada William Rick Singer, dalang di balik skandal operasi suap untuk masuk universitas ternama AS.

Baca juga: Yale University Depak Mahasiswa yang Orangtuanya Terlibat Skandal Suap

Molly diketahui masuk Stanford pada 2017 setelah menempuh perjalanan ke California dari rumahnya di Beijing.

Ayah Molly merupakan miliarder China, Tao Zhao, salah satu pendiri perusahaan farmasi Shandong Buchang yang berbasis di China.

Nama Zhao juga muncul dalam daftar skandal pajak Panama Papers.

Setelah laporan itu terkuak, Stanford segera mengambil tindakan dan mengeluarkan perempuan muda tersebut pada akhir Maret lalu.

The Stanford Daily mewartakan, Molly dikeluarkan pada 30 Maret lalu, tiga hari sebelum universitas mengumumkan seorang mahasiswi akan diperintahkan untuk keluar karena memiliki informasi palsu terkait pendaftaran

Meski demikian, seorang juru bicara Stanford menolak berkomentar.

Seperti diketahui, jaksa federal menuntut puluhan orang dari enam negara bagian atas skandal suap jutaan dollar yang disalurkan secara ilegal ke beberapa universitas paling selektif di "Negeri Paman Sam".

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X