Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/04/2019, 10:07 WIB

SINGAPURA, KOMPAS.com - Hasil perhitungan suara pemilihan legislatif 2019 di Singapura menunjukkan hasil yang menarik.

Caleg muda Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany memimpin perolehan suara terbanyak dengan raihan 3.755 suara.

Maju sebagai caleg nomor satu, perempuan berusia 22 tahun itu unggul jauh dari Wakil Sekjen PDIP yang juga petahana Eriko Sotarduga. Eriko menduduki urutan kedua dengan 1.389 suara.

Baca juga: Mengintip Hasil Perhitungan Suara Pileg 2019 di Singapura

Namun Tsamara harus merelakan diri tak duduk di kursi DPR karena partainya gagal memperoleh suara pada ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

Seperti diketahui, hitung cepat menunjukkan suara nasional partai baru itu hanya mencapai sekitar 2 persen.

Tsamara ternyata juga mengalahkan politisi senior lainnya yang turut bertarung dalam pileg 2019.

Wakil Ketua MPR yang juga petinggi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid meraih 842 suara.

Jumlah tersebut yang membuatnya berada di urutan kelima. Secara total, ada 105 caleg yang memperebutkan 7 kursi ke Senayan.

Lalu, seperti apa sosok Tsamara? Tsamara terbilang muda di jagat perpolitikan Indonesia. Pada usia yang baru 21 tahun, dia sudah menduduki jabatan Ketua DPP PSI Bidang Eksternal.

Politisi muda ini pernah menarik perhatian ketika berdebat dengan Fahri Hamzah di Twitter.

Baca juga: Raih 87 Persen Suara, Jokowi-Maruf Menang Telak di Singapura

Alasannya berdebat dengan Fahri adalah untuk memberi pesan kepada kaum muda agar berani mengemukakan pendapat.

Kala itu, dia menilai ada upaya-upaya untuk melemahkan hingga membubarkan KPK. Tsamara mengatakan, anak muda harus berani menolak segala upaya tersebut.

Tsamara lulus dari Universitas Paramadina Jakarta pada 21 April 2018.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.