Duterte: Kanada, Ambil Sampahmu atau Saya Kembalikan Sendiri

Kompas.com - 24/04/2019, 18:42 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. AFP/NOEL CELISPresiden Filipina Rodrigo Duterte.

MANILA, KOMPAS.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengeluarkan retorika keras terkait sampah yang dikirim dari Kanada ke negaranya selama bertahun-tahun.

Diwartakan BBC Rabu (24/4/2019), Manila sudah mengirimkan nota protes dua kali kepada Kanada. Masing-masig pada 2013 dan 2014 atas kiriman berton-ton sampah.

Baca juga: Tukar Sampah dengan Ikan di Pasar Modern Muara Baru, Bagaimana Caranya?

Kanada seperti dikutip Reuters via Asia One bereaksi dengan menyatakan pengiriman kapal itu merupakan transaksi bisnis yang tidak didukung pemerintah.

Ottawa menyatakan mereka sangat berkomitmen untuk membereskan isu sampah itu, dan siap bekerja sama dengan Filipina untuk segera mencari solusi.

Presiden berjuluk Digong itu mengkritik sikap Kanada yang berlarut-larut seraya mengeluhkan negara kawasan Amerika Utara sudah menjadikan Filipina sebagai "tempat sampah".

"Untuk masalah sampah Kanada, saya sudah meminta agar disiapkan sebuah kapal," kata Duterte. "Kanada, ambil sampahmu atau saya bakal mengembalikannya sendiri," ancamnya.

"Mari kita saling berhadapan Kanada. Saya bakal menyuarakan pendapat saya dengan keras terhadap mereka," terang mantan Wali Kota Davao tersebut.

Presiden Duterte dikenal sebagai sosok yang kontroversial dengan gaya bicara ceplas-ceplos. Seringkali disertai dengan beberapa makian kepada obyek isu.

Komentar Duterte muncul setelah otoritas setempat mengatakan terdapat kapal yang membawa kontainer ke Pelabuhan Kontainer Internasional Manila dari perusahaan Kanada.

Label kontainer itu menyatakan isinya adalah plastik daur ulang. Namun setelah dibuka, petugas lokal mengungkapkan ternyata sampah rumah tangga.

Saat inspeksi diketahui sampah itu terdiri dari kantong maupun botol plastik, sampah rumah tangga, hingga popok bagi orang dewasa yang digunakan sekali pakai.

Pada 2016, pengadilan Filipina memerintahkan agar sampah-sampah itu bisa dikembalikan ke Kanada dengan biaya bakal ditanggung oleh pihak yang mengimpor.

Baca juga: Walhi Peringati Hari Bumi: Darurat Sampah, Pulihkan Jakarta Sekarang!

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC,Asia One
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X