Terinspirasi Film Bollywood, Komplotan Penipu di India "Sita" Uang Rp 968 Juta

Kompas.com - 17/04/2019, 21:39 WIB
Ilustrasi penipuan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penipuan.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sebuah kasus penipuan yang terinspirasi film Bollywood terjadi di India.

Komplotan beranggotakan empat orang yang menyamar menjadi petugas pajak pendapatan mendatangi rumah "korban" dan "menyita" uang sebesar 4,8 juta rupee (sekitar Rp 968 juta).

Komplotan itu beraksi dengan mendatangi rumah korban yang berada di kawasan Taman Rajouri di Delhi barat.

"Komplotan empat orang, termasuk seorang wanita, mengunjungi rumah korban dengan menyamar sebagai petugas pajak penghasilan," kata Wakil Komisaris Polisi, Monika Bharadwaj, Minggu (14/4/2019).

"Mereka menunjukkan kartu identitas mereka dan mengaku mendapatkan informasi tentang uang tunai yang tidak dapat dipertanggungjawabkan di rumah korban."

Baca juga: Menyamar Jadi Menlu Perancis, Penipu Raup Rp 127 Miliar dari Pengusaha

"Mereka kemudian melakukan pencarian sebelum menyita uang tunai sebesar 4,8 juta rupee," ujar Bharadwaj, dikutip India Today.

Komplotan itu menyiapkan surat penyitaan dan meminta tanda tangan dari korban. Mereka juga meminta korban melapor ke kantor pajak penghasilan setelah dua hari bersama dengan bukti uang.

"Saat meninggalkan rumah korban, mereka juga mengambil rekaman kamera pengawas rumah dengan mengatakan mereka perlu memastikan orang-orang yang berkunjung ke rumah tersebut," kata laporan polisi.

Investigasi polisi melalui rekaman CCTV dari kawasan sekitar rumah korban setelah diselidiki polisi berhasil mengidentifikasi sebuah mobil yang diduga milik para pelaku.

Polisi pun berhasil menangkap dua orang dari komplotan tersebut, yang bernama Nitin Sood (32) dan Praveen Kumar (30). Polisi juga mengamankan uang sebesar 2,2 juta rupee (sekitar Rp 453 juta).

"Saat diinterogasi, Sood mengungkapkan bahwa dia sebelumnya pernah ditangkap dalam dua kasus perampokan dan penipuan," kata polisi.

Sood kemudian mengungkapkan dua pelaku lainnya, Neha dan Deepak. Serta bagaimana awal mula mereka melakukan aksi penipuan tersebut.

"Salah satu pelaku, Neha, memiliki informasi tentang sejumlah besar uang tunai yang tidak bisa dijelaskan di rumah itu. Dia pun mengajak ketiga temannya dan membuat rencana untuk mendapatkan uang tersebut," kata polisi berdasar keterangan tersangka.

Aksi keempat orang itu mirip dengan kisah dalam film berjudul "Special 26".

Baca juga: Ngaku Pengusaha dari Brunei, Kelompok Penipu Gasak Uang Rp 80 Juta dari ATM Korban

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X