Kompas.com - 16/04/2019, 23:33 WIB
Aktor komedi Ukraina, Volodymyr Zelensky, maju dalam pemilihan presiden yang akan diselenggarakan pada 31 Maret 2019 mendatang. AFP / PAVLO YURKIN / VOLODYMYR ZELENSKY PRESS SERVICEAktor komedi Ukraina, Volodymyr Zelensky, maju dalam pemilihan presiden yang akan diselenggarakan pada 31 Maret 2019 mendatang.

KIEV, KOMPAS.com - Sejumlah media utama Ukraina pada Selasa (16/4/2019), mendesak kepada salah satu kandidat presiden, Volodymyr Zelensky, untuk menjawab pertanyaan mereka menjelang pemungutan suara putaran kedua.

Zelensky, seorang aktor komedia berusia 41 tahun, yang terbilang pemula di dunia politik, diyakini bakal meraih kemenangan dalam pemilihan presiden Ukraina, berhadapan dengan kandidat petahana, Petro Poroshenko.

Namun Zelensky, yang mengklaim sengaja menghindari kampanye konvensional melalui media massa dan memilih menggunakan media sosial, termasuk Youtube, didesak untuk mau bertemu dan menjawab pertanyaan dari media.

"Buktikan bahwa prinsip-prinsip keterbukaan dan transparansi yang Anda sampaikan tak sekadar omong kosong," tulis sebuah surat terbuka yang ditandatangani oleh sekitar 20 media massa Ukraina.

Baca juga: Komedian Ungguli Petahana pada Pilpres Ukraina Putaran Pertama

"Para pembaca, pemirsa, dan pendengar kami telah mengajukan banyak pertanyaan tentang Anda yang tidak bisa kami jawab karena kami belum pernah berbicara secara langsung dengan Anda," lanjut surat itu, seperti dikutip AFP.

"Tugas profesional kami sebagai jurnalis adalah membawa informasi penting kepada publik dan karena Anda mengabaikan permintaan wawancara kami, kami tidak dapat memenuhi tugas tersebut," tulis surat tersebut.

Zelensky sempat melakukan wawancara terbatas dengan media nasional dan internasional di masa kampanye, namun kini lebih banyak diam sejak menempati peringkat pertama dalam pemungutan suara putaran pertama akhir bulan lalu.

Kritik mengatakan, Zelensky tak memiliki pengalaman berpolitik maupun memimpin, apalagi sebuah negara yang sedang dilanda krisis ekonomi dan memerangi kelompok separatis.

Sejauh ini, pengalaman politik yang dimiliki Zelensky hanya sebatas perannya dalam sebuah tayangan acara televisi populer, di mana dia memerankan tokoh presiden Ukraina.

Kendati demikian, dukungan yang ditunjukkan warga Ukraina kepada Zelensky tidak main-main. Banyak yang kemudian menilai jika Zelensky bisa menjadi angin segar dalam dunia politik Ukraina yang telah kehilangan kepercayaan publik.

Akhir pekan lalu, saat seharusnya kedua kandidat presiden bertemu dalam agenda debat, Zelensky memilih tidak hadir, membuat Poroshenko berdebat dengan podium kosong.

Sementara sebuah survei yang diterbitkan pada Selasa (16/4/2019) memproyeksikan Zelensky bakal meraih 72 persen suara, sedangkan Poroshenko dengan 25 persen dalam pemungutan suara akhir pekan mendatang.

Baca juga: Pemilu Ukraina, Saat Petahana Berdebat dengan Podium Kosong



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X