Kompas.com - 16/04/2019, 23:33 WIB

KIEV, KOMPAS.com - Sejumlah media utama Ukraina pada Selasa (16/4/2019), mendesak kepada salah satu kandidat presiden, Volodymyr Zelensky, untuk menjawab pertanyaan mereka menjelang pemungutan suara putaran kedua.

Zelensky, seorang aktor komedia berusia 41 tahun, yang terbilang pemula di dunia politik, diyakini bakal meraih kemenangan dalam pemilihan presiden Ukraina, berhadapan dengan kandidat petahana, Petro Poroshenko.

Namun Zelensky, yang mengklaim sengaja menghindari kampanye konvensional melalui media massa dan memilih menggunakan media sosial, termasuk Youtube, didesak untuk mau bertemu dan menjawab pertanyaan dari media.

"Buktikan bahwa prinsip-prinsip keterbukaan dan transparansi yang Anda sampaikan tak sekadar omong kosong," tulis sebuah surat terbuka yang ditandatangani oleh sekitar 20 media massa Ukraina.

Baca juga: Komedian Ungguli Petahana pada Pilpres Ukraina Putaran Pertama

"Para pembaca, pemirsa, dan pendengar kami telah mengajukan banyak pertanyaan tentang Anda yang tidak bisa kami jawab karena kami belum pernah berbicara secara langsung dengan Anda," lanjut surat itu, seperti dikutip AFP.

"Tugas profesional kami sebagai jurnalis adalah membawa informasi penting kepada publik dan karena Anda mengabaikan permintaan wawancara kami, kami tidak dapat memenuhi tugas tersebut," tulis surat tersebut.

Zelensky sempat melakukan wawancara terbatas dengan media nasional dan internasional di masa kampanye, namun kini lebih banyak diam sejak menempati peringkat pertama dalam pemungutan suara putaran pertama akhir bulan lalu.

Kritik mengatakan, Zelensky tak memiliki pengalaman berpolitik maupun memimpin, apalagi sebuah negara yang sedang dilanda krisis ekonomi dan memerangi kelompok separatis.

Sejauh ini, pengalaman politik yang dimiliki Zelensky hanya sebatas perannya dalam sebuah tayangan acara televisi populer, di mana dia memerankan tokoh presiden Ukraina.

Kendati demikian, dukungan yang ditunjukkan warga Ukraina kepada Zelensky tidak main-main. Banyak yang kemudian menilai jika Zelensky bisa menjadi angin segar dalam dunia politik Ukraina yang telah kehilangan kepercayaan publik.

Akhir pekan lalu, saat seharusnya kedua kandidat presiden bertemu dalam agenda debat, Zelensky memilih tidak hadir, membuat Poroshenko berdebat dengan podium kosong.

Sementara sebuah survei yang diterbitkan pada Selasa (16/4/2019) memproyeksikan Zelensky bakal meraih 72 persen suara, sedangkan Poroshenko dengan 25 persen dalam pemungutan suara akhir pekan mendatang.

Baca juga: Pemilu Ukraina, Saat Petahana Berdebat dengan Podium Kosong

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.