Palestina Segera Umumkan Susunan Pemerintahan Baru

Kompas.com - 09/04/2019, 08:46 WIB
Perdana Menteri Palestina yang ditunjuk, Mohammad Shtayyeh. AFP / ABBAS MOMANIPerdana Menteri Palestina yang ditunjuk, Mohammad Shtayyeh.

RAMALLAH, KOMPAS.com - Perdana Menteri Palestina yang ditunjuk, Mohammad Shtayyeh, dijadwalkan akan mengumumkan susunan pemerintahan barunya dalam beberapa hari mendatang.

Shtayyeh masih memiliki waktu hingga 14 April mendatang untuk membentuk susunan pemerintahan baru yang diyakini tidak akan melibatkan pendukung Hamas.

Hamas, yang mengendalikan wilayah Jalur Gaza, adalah saingan gerakan Fatah.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada 10 Maret lalu telah memerintahkan kepada Shtayyeh untuk membentuk pemerintahan baru menggantikan pemerintahan teknokratis Rami Hamdallah yang mendukung Hamas.


Baik Shtayyeh maupun Presiden Palestina Mahmoud Abbas berasal dari gerakan Fatah.

Baca juga: Presiden Palestina akan Bubarkan Parlemen, Hamas Meradang

Gerakan Hamas selama ini mengendalikan Jalur Gaza dan terus menolak untuk menyerahkannya kepada Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat, di mana Israel mempertahankan pendudukan militernya.

"Selain itu masih ada lima faksi kecil lainnya yang juga akan bergabung dengan Fatah dalam pemerintahan yang baru," kata sumber pejabat dikutip AFP.

Sementara beberapa faksi lain, termasuk Front Populer untuk Pembebasan Palestina, yang sekuler, memilih untuk tidak ambil bagian dalam pemerintahan.

Disampaikan Wakil Presiden Mahmoud Aloul, pertemuan digelar antara Shtayyeh dengan Presiden Abbas pada Senin (8/4/2019) malam, untuk memutuskan pejabat menteri yang masih tersisa.

Aloul mengatakan, kesepakatan telah dicapai dalam pertemuan tersebut mengenai faksi-faksi mana yang akan mengendalikan kementerian tertentu.

Perselisihan antara gerakan Fatah dan Hamas dimulai sejak kelompok gerakan Islam itu mengambil alih kendali atas wilayah Jalur Gaza pada 2007, setahun usai pemilihan parlemen.

Sejak saat itu politik di Palestina telah terhenti dan berbagai upaya rekonsiliasi yang dilakukan untuk mendamaikan kedua pihak tidak membuahkan hasil.

Otoritas Palestina pun membubarkan kabinet yang masih mengakomodasi anggota Hamas, langkah yang dikritik Hamas dan menuduh pemerintahan Fatah sengaja mengambil alih kekuasaan.

Baca juga: Hamas Ajak Para Pendukungnya Sumbang Dana dalam Bentuk Bitcoin

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X