Pangeran William "Magang" selama Tiga Pekan di Dinas Rahasia Inggris

Kompas.com - 09/04/2019, 06:26 WIB
Duke of Cambridge, Pangeran William dari Inggris. AFP / BEN STANSALLDuke of Cambridge, Pangeran William dari Inggris.

KENSINGTON, KOMPAS.com - Pangeran William dikabarkan telah merampungkan masa "magang" selama tiga pekan di sejumlah badan intelijen Inggris.

Selama tiga pekan, Duke of Cambridge sempat bergabung dengan MI5, MI6, dan juga unit kontra-terorisme GCHQ.

Hal tersebut dilakukan agar sang pangeran dapat lebih memahami bagaimana cara kerja sebuah badan keamanan negara di Inggris.

Dalam sebuah pernyataan, Pangeran William menyebut pengalaman bekerja tersebut sebagai hal baru, karena dapat bekerja bersama dengan orang-orang dari berbagai latar belakang sehari-hari.


Baca juga: Pangeran William Ternyata Bisa Berbicara dalam 5 Bahasa

William turut merasakan bagaimana mereka tidak dapat memberi tahu keluarga maupun orang terdekat tentang pekerjaan rahasia mereka maupun tekanan yang mereka hadapi.

Laporan resmi menyatakan, Pangeran William telah menyelesaikan hari terakhir penempatan kerjanya di GCHQ pada Sabtu (6/4/2019) lalu.

GCHQ merupakan badan intelijen Inggris yang bertugas dalam hal penyadapan.

Sebelumnya, Pangeran William telah lebih dulu merasakan bergabung dengan dua dinas rahasia Inggris lainnya, yakni badan intelijen asing, MI6, serta di dinas keamanan domestik, MI5.

"Pangeran telah bekerja dengan sangat keras untuk dapat menanamkan dirinya bersama dengan tim," ujar kepala unit kontra-terorisme di GCHQ, yang tetap dirahasiakan identitasnya.

Dalam pernyataanya, Istana Kensington menyebut anggota keluarga kerajaan itu telah belajar tentang risiko keamanan dan perekonomian nasional Inggris.

Pangeran William juga turut mengamati kinerja tim kontra-terorisme yang menganalisis informasi intelijen dan menggelar penyelidikan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X