Kompas.com - 02/04/2019, 20:51 WIB
PM Malaysia Mahathir Mohamad  saat berdiskusi di Universitas Chulalongkorn, Bangkok, Kamis (25/10/2018). AFP/LILLIAN SUWANRUMPHAPM Malaysia Mahathir Mohamad saat berdiskusi di Universitas Chulalongkorn, Bangkok, Kamis (25/10/2018).

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk tindak pidana korupsi.

Diberitakan The Edge Markets, Mahathir menegaskan seluruh pegawai negeri yang masih aktif bertugas dilarang menerima hadiah dalam bentuk apapun.

Baca juga: Mahathir: Pejabat Malaysia Tak Boleh Terima Apapun Kecuali Bunga

Pernyataan PM berjuluk Dr M itu terjadi setelah seorang sekretaris politik menteri ditangkap karena menerima penyuapan dalam bentuk barang mewah.

"Jika seseorang menerima pemberian itu sebelum dia menjadi pegawai negeri, itu adalah persoalannya, bukan kami," tegas Mahathir kepada awak media.

"Selama statusnya adalah pegawai negeri atau pejabat publik pemerintah Malaysia, maka dia tidak diperbolehkan menerima hadiah," tegas PM berusia 93 tahun itu.

Komisi Anti-korupsi Malaysia (MACC) menangkap sekretaris tersebut setelah dia dilaporkan menerima barang berupa jam tangan mewah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekretaris berusia 47 tahun itu menerima jam tangan seharga 28.000 ringgit, sekitar Rp 97,5 juta, supaya proyek perusahaan pemberi bisa diloloskan.

Ucapan pemimpin terpilih tertua di dunia itu menegaskan kembali komitmennya ketika baru menjabat sebagai PM pada Agustus tahun lalu.

Saat itu, Mahathir mengatakan dia berencana untuk merombak undang-undang anti-korupsi di mana salah satunya, pejabat publik harus mengumumkan kekayaan mereka.

Mahathir mengungkapkan berdasarkan peraturan lama, pendahulunya Najib Razak tidak bisa dikenai gratifikasi karena bukan pejabat publik.

"Seorang pejabat Malaysia tidak diperbolehkan menerima apapun kecuali bunga atau makanan," kata Mahathir seperti dikutip The Star.

Bahkan saking ketatnya, kata PM yang pernah menjabat pada 1981-2003 itu, para pejabat harus minta izin hanya untuk sekadar menerima plakat penghargaan.

"Jika ada yang mendapat hadiah mobil Mercedes atau mungkin Proton, mereka harus mengembalikan atau melaporkannya," tutur Mahathir kembali.

Baca juga: Mahathir: Saya Kerja Cepat karena Saya Sadar Hidup Saya Tak Lama Lagi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.