Hakim Brasil Larang Adanya Perayaan Memperingati Kudeta Militer

Kompas.com - 30/03/2019, 10:44 WIB
Presiden Brasil Jair Bolsonaro.AFP / MANDEL NGAN Presiden Brasil Jair Bolsonaro.

BRASILIA, KOMPAS.com - Seorang hakim Brasil mengeluarkan putusan yang melarang pemerintahan Presiden Jair Bolsonaro merayakan peringatan 55 tahun kudeta militer.

Bolsonaro telah merencanakan untuk merayakan peringatan masa berkuasanya junta militer pasca-menggulingkan Presiden Joao Goulart pada 31 Maret sampai 1 April 1964.

Baca juga: Trump Munculkan Ide Brasil Gabung Jadi Anggota NATO

Presiden sayap kanan itu berkilah, dia mendasarkan keputusannya untuk mengenang era itu alih-alih merayakan aksi yang dilaksanakan militer.


Dilansir AFP dan BBC Jumat (29/3/2019), Hakim Ivani Silva da Luz dalam putusannya melarang adanya perayaan yang menimbulkan kemarahan publik Brasil itu.

"Rencana perayaan kudeta 1964 itu tidak sesuai dengan proses rekonstruksi demokrasi. Selain itu, rencana itu harus disetujui oleh Kongres," kata Ivani.

Selain Ivani, Kantor Kejaksaan Agung Brasil (MPF) juga mengeluarkan pernyataan agar tidak ada yang merayakan kudeta militer itu.

Dalam keterangan tertulisnya, MPF menyatakan merayakan kudeta berarti juga merayakan rezim inkonstitusional yang bertanggung jawab atas kejahatan serius kemanusiaan.

"Inisiatif itu terdengar seperti pemakluman atas praktik kekejaman massal. Karena itu, pantas mendapat penolakan baik sosial maupun politik," tegas MPF.

Setidaknya 434 dibunuh atau dihilangkan selama 21 tahun masa kekuasaan junta militer. Lebih sedikit jika dibandingkan negara tetangga seperti Argentina dan Chile.

Namun tidak seperti kedua negara tetangga, Brasil tidak mengadili para penjahat itu melalui hukum amnesti 1979 yang diratifikasi 2010.

Bolsonaro yang merupakan mantan kapten, merupakan presiden pertama yang menunjukkan kekaguman terhadap junta sejak demokrasi dipulihkan pada 1985.

Ide kontroversial tersebut terjadi setelah tingkat penerimaan publik terhadapnya menurun jauh pada Maret ini dibanding saat dia terpilih Oktober 2018.

Baca juga: Hari Ini, Pemilu Thailand Pertama Sejak Kudeta 2014 Digelar

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Internasional
Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Internasional
Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Internasional
Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Internasional
5 Kisah Anjing Setia: 'Menangis' di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

5 Kisah Anjing Setia: "Menangis" di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

Internasional
Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Internasional
Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Internasional
Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Internasional
AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

Internasional
Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Internasional
Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Internasional
Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Internasional
Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Internasional
Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Internasional
Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Internasional
Close Ads X