Ada Temuan Makanan Berjamur, Orangtua Murid yang Marah Serbu Sekolah

Kompas.com - 14/03/2019, 17:24 WIB
Seperti inilah wujud makanan yang ditutupi jamur yang dikeluhkan orangtua murid di Chengdu, China, pada pekan ini. Weibo via SCMPSeperti inilah wujud makanan yang ditutupi jamur yang dikeluhkan orangtua murid di Chengdu, China, pada pekan ini.

CHENGDU, KOMPAS.com - Polisi harus dipanggil setelah sekelompok orangtua siswa yang marah menyerbu sebuah sekolah di kawasan barat daya China.

Orangtua murid menyerbu Sekolah Pengembangan Nomor 7 Chengdu pada Rabu (13/3/2019) setelah muncul temuan bahan makanan yang sudah berjamur.

Baca juga: Hasil Sidak di Kediri, Ada Makanan dan Minuman Kedaluwarsa dan Berjamur

Dilaporkan SCMP Kamis (14/3/2019), saksi menjelaskan daging dan bahan makanan laut yang telah ditutupi jamur itu ditemukan salah satu orangtua murid yang masuk ke dapur.


Keesokan harinya sejumlah bahan makan mengandung jamur, nampaknya diambil dari dapur kantin sekolah, telah memenuhi media sosial di China.

Selain itu, para orangtua murid juga mengemukan fakta adanya siswa yang menderita masalah pencernaan, dan membuat mereka menyerbu sekolah.

Aksi protes orangtua murid dimulai di luar sekolah kemudian menjalar ke kantor pemerintah lokal dengan polisi dikerahkan untuk memadamkan situasi.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan sejumlah orangtua murid ditahan dengan polisi menyemprotkan merica untuk mengurai unjuk rasa.

Menyikapi kemarahan publik, pemerintah Distrik Wenjiang berkata di Weibo delapan orang yang bertanggung jawab atas keselamatan makanan diperiksa otoritas.

Penegak hukum menegaskan mereka bakal menggelar penyelidikan menyeluruh dan tidak akan menunjukkan toleransi bagi siapapun yang bersalah.

Keterangan awal mengungkap pengawas telah menyingkirkan semua makanan yang dianggap busuk di dapur, dan menghelat tes terhadap sampel makanan yang dikeluhkan orangtua.

Kantin di sekolah itu disebut sebagai "kantin teladan" oleh departemen pendidikan setempat, dan dikelola Perusahaan Penyedia Logistik Sichuan Deyu.

Bos Deyu Wu Chunlei kepada Chongqing Morning Post mengaku dia sangat "marah". Namun menegaskan perusahaannya sejalan dengan regulasi keamanan makanan.

Sekolah pengembangan yang mempunyai lebih dari 6.000 staf dan murid berafiliasi dengan SMP Nomor 7 Chengdu yang notabene salah satu sekolah terbaik.

Kantin sekolah tersebut dilaporkan beberapa kali dikunjungi oleh pejabat dan staf dari sekolah lain dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Raskin Busuk dan Berjamur Ditemukan di Solo

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X