Pemimpin Oposisi Venezuela Berjanji Gulingkan Maduro "Secepatnya"

Kompas.com - 13/03/2019, 19:27 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta Ibu Negara Cilia Flores hadir dalam upacara penyambutan di Caracas. AFP/FEDERICO PARRAPresiden Venezuela Nicolas Maduro beserta Ibu Negara Cilia Flores hadir dalam upacara penyambutan di Caracas.

CARACAS, KOMPAS.com - Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido menyatakan, dia berjanji bakal segera menggulingkan Presiden Nicolas Maduro.

Guaido mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara pada Januari lalu. Manuver yang mendapatkan dukungan dari 50 negara, termasuk Amerika Serikat ( AS).

Baca juga: Listrik Padam Berhari-hari Kacaukan Venezuela, Maduro Salahkan AS

Dalam pidatonya di hadapan para pendukung sebagaimana dilansir AFP Rabu (13/3/2019), Guaido mengatakan dia membutuhkan kantor untuk bekerja.

"Setelah kita mendapatkan militer di pihak kita, maka kita akan segera menempati Miraflores. Secepatnya," ujar Guaido merujuk kepada Istana Kepresidenan Venezuela.

Orasi itu disambut dengan klakson yang dibunyikan di ibu kota Caracas, serta spanduk dibentangkan berisi tulisan Maduro untuk lengser.

Salah satu peserta Miguel Gonzalez berkata, situasi saat ini begitu sulit sehingga dia berharap rezim pemerintah segera berganti. "Kami sudah muak dengan kekacauan ini!" kecamnya.

Guaido mengatakan, dia meminta kepada rakyat Venezuela untuk percaya bahwa negara kaya minyak di Amerika Selatan itu bakal keluar dari kegelapan.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Tarek William Saab mengungkapkan dia bakal segera memeriksa Guaido dengan dugaan terlibat dalam sabotase pembangkit listrik Venezuela.

Pernyataan Saab merupakan manuver pemerintahan Maduro pertama sejak Guaido memutuskan kembali ke Caracas selepas tur dari Amerika Latin pada pekan lalu.

Maduro menyalahkan padamnya listrik di Venezuela kepada Washington, dan mengklaim "kemenangan" dalam "perang listrik" melawan Pentagon.

Dia juga mengklaim dukungan dari Rusia maupun China di tengah penyelidikan yang dilakukan PBB atas dugaan serangan siber atas padamya listrik di Venezuela.

Dalam konferensi pers, Saab menuturkan Guaido nampak sebagai aktor intelektual yang menyabotase pembangkit listrik dan berusaha menggelorakan perang sipil.

Utusan Khusus AS Elliott Abrams berujar, Washington terus menekan Venezuela, dan bersiap menjatuhkan "sanksi signifikan" yang menyasar bisnis rezim Maduro.

Baca juga: Jurnalis AS yang Ditangkap Venezuela Ini Mengaku Dipaksa Dukung Maduro



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X