Listrik Padam Berhari-hari Kacaukan Venezuela, Maduro Salahkan AS

Kompas.com - 11/03/2019, 11:01 WIB
Warga mengantre di luar sebuah toko roti di Caracas, Venezuela, pada Minggu (10/3/2019),  saat pemadaman listrik besar-besaran memasuki hari ketiga di negara itu. (AFP/Cristian Hernandez) Warga mengantre di luar sebuah toko roti di Caracas, Venezuela, pada Minggu (10/3/2019), saat pemadaman listrik besar-besaran memasuki hari ketiga di negara itu. (AFP/Cristian Hernandez)

CARACAS, KOMPAS.com - Pemadam listrik nasional terpanjang dalam sejarah dunia mengancam Venezuela ke dalam kekacauan yang lebih jauh.

Diwartakan Sky News, Senin (11/3/2019), toko-toko, bisnis, sekolah, dan hotel tutup karena tidak mendapat aliran listrik.

Sistem komunikasi dan telepon kacau, tidak ada penerbangan dari bandara di Venezuela. Tidak ada air yang mengalir di keran, sementara orang-orang mengantre dengan membawa galon untuk mendapatkan air.

Baca juga: Jurnalis AS yang Ditangkap Venezuela Ini Mengaku Dipaksa Dukung Maduro

Rumah sakit tidak beroperasi dengan baik karena kekurangan daya listrik untuk menangani pasien yang kronis.

Laporan CNN menyebutkan, sebanyak 16 negara bagian di Venezuela tidak dialiri selama akhir pekan dan telah memasuki hari keempat.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyalahkan serangan siber AS atas padamnya listrik yang terjadi di negaranya.

Dia mengatakan kepada para pendukungnya, jaringan listrik negara telah disabotase oleh AS terhadap Bendungan PLTA Guri, yang memasok 80 persen listrik di Venezuela.

"Sistem listrik nasional telah mengalami beberapa serangan siber," kicaunya di Twitter, Minggu (10/3/2019).

"Namun, kami melakukan upaya besar untuk memulihkan pasokan yang stabil dan pasti dalam beberapa jam mendatang," imbuhnya.

Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido akan menyerukan keadaan darurat nasional dalam sesi khusus parlemen pada Senin.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X