Kompas.com - 13/03/2019, 16:31 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com - Seorang wanita berusia 83 tahun tercatat masih menjadi pengirim pos ke sebuah desa terpencil di Rusia selatan.

Wanita bernama Ekaterina Dzhalaeva-Otaraeva itu telah menjadi pengirim pos ke desa Tsei selama 50 tahun.

Selain karena usianya yang telah lanjut, pekerjaan yang dilakukan Ekaterina semakin terlihat menakjubkan setelah mengetahui jika dia mengantarkan pos dengan berjalan kaki.

Tiga kali dalam seminggu, Ekaterina berjalan kaki menyusuri jalan di sepanjang gunung sejauh 48 kilometer.

Dia memilih berjalan kaki saat mengirimkan surat ke rumah warga di desa Tsei bukan lantaran tidak adanya sarana transportasi, karena untuk menuju desa itu telah ada jalan beraspal.

Baca juga: Duduk di Atas Gumpalan Es, Nenek Ini Nyaris Hanyut ke Tengah Laut

Ekaterina berjalan kaki karena hal itulah yang telah dilakukannya selama berpuluh-puluh tahun.

Dilansir Russian Times, Ekaterina mengisahkan awal mula dirinya bisa menjadi seorang pengirim surat.

Wanita 83 tahun itu mengatakan dirinya mengagumi pekerjaan sebagai tukang pos sejak kecil.

Dia mengisahkan, dirinya selalu menantikan kedatangan tukang pos yang akan membawa surat-surat dari kakaknya yang saat itu berada di garis depan medan perang.

"Kami hanya memiliki satu tukang pos yang sudah tua di desa kami. Saat itu, semua orang akan berlari ke arahnya setiap kali dia datang membawa surat, begitu juga saya," kata Ekaterina.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.