Diselundupkan via Bandara, 1.500 Kura-kura Langka Dilakban dalam Koper

Kompas.com - 04/03/2019, 18:10 WIB
Biro Kepabeanan Filipina menemukan 1.500 kura-kura langka di Bandara Internasional Ninoy Aquino, Senin (4/3/2019). (Facebook/Bureau of Customs NAIA) Biro Kepabeanan Filipina menemukan 1.500 kura-kura langka di Bandara Internasional Ninoy Aquino, Senin (4/3/2019). (Facebook/Bureau of Customs NAIA)

MANILA, KOMPAS.com - Lebih dari 1.500 kura-kura langka ditemukan dalam kondisi terikat lakban dan dimasukkan ke dalam sejumlah koper di bandara di Filipina.

Laporan CNN, Senin (4/3/2019), kura-kura yang masih hidup itu diperkirakan senilai 4,5 juta peso Filipina atau sekitar Rp 1,2 miliar.

Biro Kepabeanan Filipina menemukan hewan tersebut dalam empat koper tanpa pemilik di Bandara Internasional Ninoy Aquino.

Baca juga: Penyelundupan 3.300 Ekor Kura-kura Moncong Babi di Malaysia Digagalkan


Kura-kura itu diketahui dibawa dalam penerbangan dari Hong Kong. Pihak berwenang menduga hewan tersebut akan diselundupkan untuk dijual.

"Penumpang mungkin telah diberi tahu tentang pengawasan Biro Kepabeanan terhadap perdagangan satwa liat ilegal dan hukumannya," demikian pernyataan biro.

Tiga dari spesies yang ditemukan adalah star, redfoot, dan kura-kura Afrika, yang diklasifikasikan rentan oleh International Union for Conservation of Nature.

Namun, hewan tersebut sering dijual sebagai bagian dari perdagangan peliharaan eksotis ilegal.

Spesies keempat yang ditemukan adalah kura-kura slider bertelinga merah, umumnya dipelihara sebagai hewan peliharaan di seluruh dunia.

Kura-kura langka kerap dijual dalam pasar gelap di Hong Kong. Pemburu biasanya memasang perangkap untuk menangkap hewan tersebut.

Padahal, semua kura-kura liar dilindungi oleh hukum.

Pemerintah Hong Kong menyatakan, siapa pun yang memiliki hewan terancam punah harus menghadapi denda maksimum 10 juta dollar Hong Kong atau Rp 18 miliar dan kurungan penjara 10 tahun.

Baca juga: Diyakini Punah 1 Abad Lalu, Kura-kura Raksasa Ini Muncul di Galapagos

Hukuman berat bagi para pemilik hewan langka juga diterapkan oleh pemerintah Filipina.

Pada tahun lalu, Biro Kepabeanan Filipina menyita 560 spesies langka yang berbeda, dibungkus menjadi parsel, dimasukkan dalam koper, dan dikirim melalui jasa pengiriman.

Penyitaan itu termasuk 250 tokek, 254 karang dan reptil lainnya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Sumber CNN
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump: Kelihatannya Iran Dalang Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi, Aramco

Trump: Kelihatannya Iran Dalang Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi, Aramco

Internasional
Di Hari Libur, Penata Rambut Norah Jones Ini Potong Rambut Gelandangan Secara Gratis

Di Hari Libur, Penata Rambut Norah Jones Ini Potong Rambut Gelandangan Secara Gratis

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Siap Perang | Artis Indonesia Tiga Setia Gara Jadi Korban KDRT di AS

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Siap Perang | Artis Indonesia Tiga Setia Gara Jadi Korban KDRT di AS

Internasional
Bocah 10 Tahun Ini Dipaksa Menikah dengan Sepupu yang Berumur 22 Tahun

Bocah 10 Tahun Ini Dipaksa Menikah dengan Sepupu yang Berumur 22 Tahun

Internasional
Kim Jong Un Undang Trump ke Ibu Kota Korea Utara Pyongyang

Kim Jong Un Undang Trump ke Ibu Kota Korea Utara Pyongyang

Internasional
AS Tunjukkan Bukti Iran Dalang Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi Aramco

AS Tunjukkan Bukti Iran Dalang Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi Aramco

Internasional
Biarkan Ibu Hamil Turun dari Pintu Depan, Sopir Bus Ini Dihajar sampai Pingsan

Biarkan Ibu Hamil Turun dari Pintu Depan, Sopir Bus Ini Dihajar sampai Pingsan

Internasional
Polisi Meksiko Temukan 44 Jenazah Dimutilasi di 119 Kantong Sampah

Polisi Meksiko Temukan 44 Jenazah Dimutilasi di 119 Kantong Sampah

Internasional
Jika AS Ingin Gelar Perundingan Pelucutan Senjata Nuklir, Ini yang Diminta Korea Utara

Jika AS Ingin Gelar Perundingan Pelucutan Senjata Nuklir, Ini yang Diminta Korea Utara

Internasional
Viral, Artis Indonesia Bernama Tiga Setia Gara Menangis karena Disiksa Suami di AS

Viral, Artis Indonesia Bernama Tiga Setia Gara Menangis karena Disiksa Suami di AS

Internasional
Drone Serang Fasilitas Saudi Aramco: Harga Minyak Melambung hingga Iran Siap Perang

Drone Serang Fasilitas Saudi Aramco: Harga Minyak Melambung hingga Iran Siap Perang

Internasional
Si Istri yang Berusia 73 Tahun Melahirkan Bayi Kembar, Pria Ini Kena Serangan Jantung

Si Istri yang Berusia 73 Tahun Melahirkan Bayi Kembar, Pria Ini Kena Serangan Jantung

Internasional
Tanggapi Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi Aramco, Trump: AS Siap Menembak

Tanggapi Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi Aramco, Trump: AS Siap Menembak

Internasional
Sedang Memancing, Pria Ini Dapatkan Ikan Bermata Besar 'Mirip Dinosaurus'

Sedang Memancing, Pria Ini Dapatkan Ikan Bermata Besar "Mirip Dinosaurus"

Internasional
Dituduh AS Serang Pabrik Minyak Arab Saudi, Iran Siap Perang

Dituduh AS Serang Pabrik Minyak Arab Saudi, Iran Siap Perang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X