Ingin Diterima Masuk Geng Narkoba, Remaja di Meksiko Bunuh Orangtuanya

Kompas.com - 27/02/2019, 12:00 WIB
Sebuah truk berada di dekat lokasi jenazah sepasang suami istri ditemukan di Morelos, Meksiko. Pasangan itu dibunuh oleh anaknya sendiri yang masih remaja. CEN via Daily MirrorSebuah truk berada di dekat lokasi jenazah sepasang suami istri ditemukan di Morelos, Meksiko. Pasangan itu dibunuh oleh anaknya sendiri yang masih remaja.

CUERNAVACA, KOMPAS.com - Seorang remaja di Negara Bagian Morelos, Meksiko, ditangkap setelah dia diduga membunuh kedua orangtuanya.

Remaja 16 tahun yang tak disebutkan identitasnya itu awalnya melapor ke polisi orangtuanya menghilang di kawasan Ahuatepec.

Baca juga: Geng Narkoba Inggris Pamer Senjata dan Harta di Media Sosial

Diwartakan Daily Mirror Selasa (26/2/2019), remaja itu mengatakan dia tidak bisa menghubungi orangtuanya menggunakan telepon.

Namun dua pekan kemudian, polisi menemukan orangtua remaja itu sudah tewas di Cerritos de Garcia dalam kantong plastik hitam dan diselotip.

Media lokal memberitakan, keduanya tewas akibat luka tusuk. Penyelidik pun mulai mengalihkan kecurigaan kepada si remaja sebagai pelaku pembunuhan.

Mereka pun mulai mencari di rumah keluarga remaja itu dan menemukan bercak darah, sisa selotip, serta bukti seperti sepatu si remaja.

Sebuah pisau yang diduga digunakan remaja tersebut untuk membunuh orangtuanya dilaporkan juga ditemukan oleh penyelidik.

Kepada polisi, awalnya si remaja dan temannya yang juga ikut dibawa memberi keterangan berbeda perihal pembunuhan tersebut.

Namun, keduanya akhirnya mengakui kejahatannya dengan remaja itu menjelaskan mereka melakukannya supaya bisa diterima geng narkoba setempat.

Remaja itu dan temannya sudah ditahan. Polisi kini memperluas penyelidikan dengan mencari sopir taksi yang diduga sebagai anggota geng narkoba.

Berdasarkan penelitian dari Semaforo Delictivo, Morelos termasuk negara bagian Meksiko yang tinggi statistiknya dalam urusan kejahatan.

Morelos berada di peringkat kedua di sektor pembunuhan, dan menempati rangking lima untuk penculikan berdasarkan data nasional.

Baca juga: Diduga Disusupi Geng Narkoba, Seluruh Polisi di Kota Ini Diselidiki



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X