Kompas.com - 19/02/2019, 08:37 WIB
Ben Davis sedang berlatih di Stadion Nasional Singapura. SCMP/Singapore Football AssociationBen Davis sedang berlatih di Stadion Nasional Singapura.
|

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pesepak bola pertama Singapura yang bermain di Liga Primer Inggris menghadapi masalah hukum di negerinya.

Ben Davis (18) tidak mendaftarkan diri dalam wajib militer dan kini terancam hukuman penjara selama tiga tahun. Demikian disampaikan kementerian pertahanan Singapura, Senin (18/2/2019).

Keputusan pemerintah untuk tidak mengizinkan Ben Davis tidak perlu mengikuti wajib militer memicu perdebatan tahun lalu.

Baca juga: Pria 62 Tahun Dipaksa Jadi Tentara, Wajib Militer Tajikistan Dikecam

Warga Singapura mempertanyakan, undang-undang wajib militer yang terlalu kaku bisa menghambat para pemuda negeri itu mengejar mimpi.

Ben Davis menandatangani kontrak selama dua tahun dengan klub Liga Primer asal kota London Fulham.

Dia menjadi pesepak bola pertama Asia Tenggara yang resmi bergabung dengan klub papan atas Inggris.

"Tuan Benjamin Davis melalaikan kewajibannya terhadap negara. Dia tidak melaporkan diri seperti yang diminta. Dia juga tinggal di luar negeri tanpa izin keluar yang valid," demikian pernyataan Kemenhan Singapura.

Kemenhan mengatakan, Ben melanggar Undang-undang Wajib Militer. Jika terbukti dia bisa dikenai denda maksimal 10.000 dollar atau sekitar Rp 104 juta.

Selain itu, Ben Davis terancam hukuman penjara maksimal tiga tahun.

Sang aya, Harvey Davis,  yang sebelumnya berbicara mewakili putranya, sejauh ini belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar.

Beberapa warga Singapura diketahui bisa menghindari wajib militer untuk jangka pajang, salah satunya perenang Joseph Schooling.

Baca juga: Perancis Berlakukan Lagi Wajib Militer untuk Usia 16 Tahun

Joseph adalah peraih medali emas pertama Singapura di Olimpiade pada 2016 di Rio de Janeiro.

Joseph Schooling, saat itu berusia 21 tahun, membuat kejutan setelah mengalahkan perenang AS Michael Phelps dalam nomor 100 meter gaya kupu-kupu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X